Senin, 25 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Berita Daerah

Ribuan Surat Suara Rusak

Jumat, 25 May 2018 21:43 | editor : M Rizal Kurniawan

LIPAT SURAT SUARA: Sebanyak 100 orang dilibatkan sebagai petugas pelipat kertas surat suara Pilgub Jateng di Kantor KPU setempat, kemarin

LIPAT SURAT SUARA: Sebanyak 100 orang dilibatkan sebagai petugas pelipat kertas surat suara Pilgub Jateng di Kantor KPU setempat, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID - Banyak kertas suara untuk Pilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 rusak. Hal itu diketahui dalam proses sortir dan pelipatan kertas surat suara yang dilakukan KPU Kendal. Dari 80 ribu surat suara yang sudah dilipat oleh petugas, ditemukan setidaknya ada 6.149 kertas dalam kondisi rusak.

Dari jumlah kerusakan tersebut mayoritas rusak karena terdapat bercak tinta pada gambar pasangan calon yakni ada sebanyak 3.034 kertas. Kerusakan lainnya yakni gambar tidak jelas atau buram sebanyak 2.742 kertas.  Kerusakan lainnya karena kertas ditemukan dalam kondisi sobek, ada sebanyak 373 kertas.

Sekretaris  KPU Kendal, Sumaryatmo  mengatakan bahwa kertas-kertas suara yang rusak sudah disisihkan petugas. Pihaknya masih akan berkonsultasi dengan KPU Jateng apakah kertas suara itu masih akan dipakai nantinya atau akan diganti.

“Kami  belum berani untuk merusak atau menghancurkan kertas suara yang rusak. Kami masih mununggu keputusan. Sementara ini masih kami kumpulkan sampai nanti pelipatan kertas surat suara selesai,” kata Sumaryatmo.

Diakuinya, untuk pelipatan surat suara sudah dilakukan sejak Rabu (23/5). Ada sebanyak 100 orang tenaga pelipat yang diterjunkan untuk melipat 776.934 kertas. 100 orang itu terbagi dalam 20 kelompok atau perkelompok lima orang.

“Target pelipatan kertas surat suara bisa selesai empat hari. Dengan target harian bisa menyelesaikan 200.000 kertas suara. Tenaga pelipat dari warga sekitar yang kami beri honor Rp 70 per lembar atau per kertas surat suara. Tapi meski dari warga, tetap ada tenaga dari KPU yang mendampingi dan mengawasi,” tambahnya.

Semantara  Ketua Panwas Kabupaten Kendal, Ubaidi yang ikut mengawasi pelipatan kertas surat suara mengatakan jika kerusakan kertas surat suara baik bercak tinta maupun sobek harus  dipisahkan. “Prinsipnya selama bercak tinta yang mengganggu pemilih saat melakukan pencoblosan, maka harus dipisah dan tidak dipakai,” kata Ubiadi. 

(sm/bud/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia