Senin, 18 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

Sapa Pedagang di Ungaran, Gus Yasin akan Pertahankan Eksistensi Pasar

Selasa, 29 May 2018 20:37 | editor : M Rizal Kurniawan

Gus Yasin saat menyapa sejumlah pedagang di Pasar Bandarjo Ungaran

Gus Yasin saat menyapa sejumlah pedagang di Pasar Bandarjo Ungaran (Ist)

RADARSEMARANG.ID - Calon Wakil Gubernur nomor urut 1, Taj Yasin Maimoen bertandang ke Pasar Bandarjo dan Pasar Sayur Ngasem, Kabupaten Ungaran, Senin (28/5). Di dua pasar tradisional tersebut, Gus Yasin coba menyerap aspirasi para pedagang. Utamanya untuk mematangkan program terkait pengembangan pasar tradisional.

Ketika tiba di Pasar Bandarjo, Gus Yasin langsung disambut para pedagang setempat. Selain diajak foto bareng, putra ulama kharismatik Rembang, KH Maimoen Zubair ini dicurhati perosalan di pasar tersebut. 

"Sampai sekarang izin penempatan lapak belum keluar. Kami takut kalau tiba-tiba disuruh meninggalkan lapak. Padahal kami di sini resmi, tinggal menunggu izinnya saja," ucap Lasmini, salah satu pedagang di Pasar Badarjo.

Memanggapi curhatan tersebut, Gus Yasin mengaku akan mengomunikasikan dengan Pemkab Ungaran. Ikut menanyakan kabar persoalan izin. "Nanti saya akan tanyakan. Ini kan kewenangannya Pemkab Ungaran," tuturnya.

Di sana, Gus Yasin juga menanyakan kepada pedagang sembako mengenai harga selama Ramadan dan menjelang Lebaran. Diketahui, sempat terjadi pelonjakan harga, terutama komoditas daging dan telur ayam. "Katanya tadi sempat naik Rp 1.000-Rp 2.000. Itu wajar lah. Tapi sekarang sudah stabil lagi," jelasnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini pun ingin membantu stabilitas harga bahan pokok. "Jateng itu kan lumbung pangan. Harganya akan dikontrol, distabilkan," imbuhnya.

Dia pun akan mencari solusi mengenai nasib pasar tradisional yang mulai digerus pasar modern. Memang, tidak bisa dipungkiri, menjamurnya pasar modern berdampak pada eksistensi pasar tradisional. 

"Soal pasar modern, nanti akan diatur regulasinya. Yang penting, pasar tradisional bisa terus esksis karena bagian dari roda ekonomi kerakyatan," tandasnya.

Siang itu, Gus Yasin menyempatkan diri soan ke kediaman Juru Kunci Masjid Tua Nyatnoyono, Kyai Ari. Setelah itu dilanjut berziarah di Makam Mbah Hasan Munadi yang masih berada di bilangan Desa Nyatnyono. 

(sm/amh/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia