Senin, 18 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Berita Daerah

Senangnya Anak-anak Panti Didatangi Ganjar dan SS

Jumat, 01 Jun 2018 21:36 | editor : M Rizal Kurniawan

Ganjar saat bersama anak Panti Asuhan Al Ittihad Sejahtera Mandiri (Alsema) Desa Semowo Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang pada Jumat (1/6) siang

Ganjar saat bersama anak Panti Asuhan Al Ittihad Sejahtera Mandiri (Alsema) Desa Semowo Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang pada Jumat (1/6) siang (ist)

RADARSEMARANG.ID - Seratusan anak yang mondok di Panti Asuhan Al Ittihad Sejahtera Mandiri (Alsema) Desa Semowo Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang pada Jumat (1/6) siang itu senang bukan kepalang. Oleh sebab mereka kedatangan dua tamu penting yakni Ganjar Pranowo dan Spesial Sambal (SS). 

Keduanya tidak janjian datang. SS yang lebih dulu terjadwal. Rumah makan yang punya 36 sambal ini punya program kunjungan ke panti asuhan setiap bulan Ramadan. 

Hari itu 80 personil SS cabang Jl Diponegoro Kota Salatiga datang ke panti untuk berbuka bersama dan memberikan bantuan. 

"Kami membawa makan nasi ayam goreng dan sambal spesial untuk berbuka bersama adik-adik panti, kebetulan kok pak Ganjar rawuh senang sekali kami bisa bertemu beliau, " kata salah satu personil SS Annisa Febryce. 

Ganjar yang datang pukul 14.00 juga tak menyangka ada serombongan anak muda berkaus merah ikut hadir. "Lho ini kok pakai kaus SS ikut ke sini," seloroh Ganjar. Untuk diketahui SS adalah juga sebutan untuk Sudirman Said, calon gubernur rival Ganjar di Pilgub Jateng 2018.

Ketua Yayasan Panti Asuhan Alsema, Nurul Yaqin, mengatakan santri di panti saat ini sekitar 100 anak. Mereka juga bagian dari santri Pondok Pesantren Al Ittihad yang menaungi panti tersebut. Pondok ini termasuk yang tertua di Kabupaten Semarang karena berdiri pada 1850.

Menurut Nurul, hari ini tempatnya tidak hanya kedatangan Ganjar dan kru SS. Tapi juga kedatangan abu erupsi Gunung Merapi. 

"Mohon maaf tempatnya kotor lagi kena kiriman abu Merapi ini pak jadi putih semua," kata Nurul. 

Ganjar menanggapi, karena abu Merapi termasuk berbahaya maka ia menganjurkan memakai masker. Salah seorang santri ia panggil ke depan untuk diberi petunjuk memakai masker yang benar. 

"Bagian hidungnya ditekuk itu ada kawatnya jadi nyaman pakainya, bisa ya," kata Ganjar. Santri itu tersenyum mengangguk. Teman-temannya bertepuk tangan. 

Ganjar kemudian mengajak seluruh yang hadir berdoa. "Kita berdoa agar tidak terjadi bencana, kita berdoa agar tidak njeblug. Kalau pun terjadi tidak ada korban. Meskipun Allah kasih itu pasti ada hikmahnya, misalnya pasir merapi itu terbaik di dunia," kata Calon Gubernur Jateng nomor urut satu itu.

Di akhir acara, Ganjar menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan masker untuk anak-anak panti asuhan.

(sm/amh/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia