Jumat, 22 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Berita Daerah

Baznas Demak Siapkan Penyaluran Zakat Fitrah ASN

Jumat, 01 Jun 2018 21:59 | editor : M Rizal Kurniawan

PENGAJUAN ZAKAT : Ketua Baznas Demak Bambang Soesetiarto menerima puluhan proposal pengajuan penyaluran zakat fitrah PNS dari elemen masyarakat.

PENGAJUAN ZAKAT : Ketua Baznas Demak Bambang Soesetiarto menerima puluhan proposal pengajuan penyaluran zakat fitrah PNS dari elemen masyarakat. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Demak telah menyiapkan kegiatan untuk menyalurkan zakat fitrah para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Demak. 

Ketua Baznas Demak, Bambang Soesetiarto mengatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu setoran zakat fitrah dari para ASN tersebut. “Setelah tanggal 5 Juni ini diperkirakan sudah terkumpul semua. Sebab, tanggal itu mereka sudah gajian. Target kita, tanggal 7 Juni beras fitrah ini sudah sampai di kecamatan,” katanya. 

Berdasar data yang ada, untuk zakat fitrah kali ini ada sebanyak 7.125 ASN yang akan menyerahkan zakatnya ke Baznas. Jumlah itu belum termasuk pegawai BUMD dan tenaga honorer.  Total beras fitrah nanti diperkirakan mencapai 25 ton. Jika sudah terkumpul nanti, zakat fitrah tersebut langsung didistribusikan ke setiap kecamatan. 

Setiap desa sedianya akan menerima sebanyak 50 kilogram beras zakat fitrah ASN tersebut. Untuk penyaluran ini, selain petugas di kecamatan, Baznas juga telah menerima pengajuan puluhan proposal dari elemen masyarakat. Mereka berlomba lomba ingin ikut mendistribusikan zakat fitrah tersebut ke masyarakat melalui kegiatan masing masing. 

Menurut Bambang Soesetiarto, jika zakat fitrah ASN tersebut tidak mencukupi, maka masyarakat yang mengajukan proposal tersebut akan diberikan hasil infaq yang telah terkumpul untuk ditasarufkan ke warga tidak mampu.

Dia menambahkan, zakat fitrah ASN untuk tahun ini diprediksi mengalami penurunan karena untuk guru guru PNS di lingkungan SMA/SMK tidak lagi menyerahkan zakatnya ke Baznas kabupaten lagi. Sebaliknya, mereka menyalurkan melalui Provinsi. 

“Sekolah mereka kan sudah dikelola Pemprov Jateng. Jadi, sasaran pemberi zakat fitrah dari  8 ribuan ASN  menjadi 7 ribuan,”katanya. 

Bambang mengatakan, selain zakat fitrah, Baznas juga mengelola zakat profesi dan infaq. Menurutnya, pada 2017 lalu, Baznas berhasil mengumpulkan zakat profesi ASN mencapai Rp 1,2 miliar setahun. Sedangkan, untuk infaq mencapai Rp 1,9 miliar setahun. “Jadi, hampir Rp 3 miliar,” katanya. Hasil zakat ini disalurkan ke masyarakat yang berhak, utamanya para fakir miskin.

(sm/hib/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia