Selasa, 19 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Berita Daerah

NU dan Muhammadiyah Kompak Jaga Kesatuan Umat

Sabtu, 02 Jun 2018 21:04 | editor : M Rizal Kurniawan

JALIN KESATUAN: PCNU Kendal dan PD Muhammadiyah Kendal saat acara silahturahmi Keumatan, kemarin.

JALIN KESATUAN: PCNU Kendal dan PD Muhammadiyah Kendal saat acara silahturahmi Keumatan, kemarin. (​BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID - KENDAL—Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal bersama Pimpinan Daerah Muhammdiyah (PDM) Kendal sepakat untuk menjaga kesatuan umat Islam di Kendal. Membentengi diri dari berbagai degradasi moral muapun terorisme.

Ketua PD Muhamadiyah Kendal, KH Muslim Rahmadi mengatakan, antara NU dan Muhammadiyah ibarat dua sayap burung. Dimana keduanya adalah penyeimbangan yang harus bersama untuk menjalankan tugas dengan tujuan yang sama. “Yakni tujuan untuk membentuk umat Islam yang maju, rukun, damai dan sejahtera,” katanya. 

Kedua pimpinan Ormas Islam di Kendal itu sepakat untuk saling untuk tidak saling menjatuhkan. Tapi sebaliknya saling menjaga satu sama lain. "Kami sepakat bahwa Muhammdiyah dan NU harus bersatu. Dimana kedua Ormas ini harus menjadi sebuah wadah yang bisa menaungi tak hanya umat Islam, namun semua golongan," ujarnya.

Sementara itu Ketua PCNU Kendal, KH Danial Royyan menambahkan, dengan menggandeng Muhammdiyah pihaknya menunjukkan bahwa masalah keumatan seperti menjalin silahturahmi, toleransi antar sesama dapat diselesaikan.  “Jadi para ulama itu merupakan Ulil Amri. Jadi tidak hanya umara (pemimpin daerah dan negara) saja. Maka ulama tak dapat berdiam diri," ujarnya.

KH Danial juga menyebutkan apabila seorang pemimpin tidak dapat memimpin, maka ulama tidak boleh berdiam diri saja. “Oleh sebab itu NU dan Muhammdiyanh bertemu untuk menyeimbangkan itu, namun golongan lain untuk ikut bergabung kami sangat membuka lebar," terangnya.

Menurutnya, pemimpin itu tidak hanya pemerintah, tapi para ulama juga pemimpin bagi umat. Oleh karena itu, ulama tidak boleh diam diri, tapi harus ikut membantu membangun negara.  “Kami juga sepakat NU dan Muhammadiyah akan menggelar Halal bi Halal bersama,” tambahnya. 

Yusuf Darmawan mengatakan, pertemuan NU dengan Muhammadiyah sebenarnya sudah sering dilakukan, baik di acara-acara resmi maupun kunjungan silaturahmi. Sementara itu Muhammad Umar dari NU berharap, pertemuan ini terus berlanjut, tidak hanya di kalangan pimpinan di tingkat kabupaten, tapi diikuti antar pimpinan di tingkat ranting. 

(sm/bud/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia