Selasa, 19 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Berita Daerah

Pejabat Dilarang Beli Barang bersubsidi

Selasa, 05 Jun 2018 21:51 | editor : M Rizal Kurniawan

PASAR MURAH: Wali Kota Yuliyanto saat meninjau barang yang dijual dalam pasar murah yang digelar Korpri kota Salatiga.

PASAR MURAH: Wali Kota Yuliyanto saat meninjau barang yang dijual dalam pasar murah yang digelar Korpri kota Salatiga. (Ist)

RADARSEMARANG.ID - SALATIGA – Wali Kota Salatiga Yuliyanto menegaskan agar para pejabat dilingkungan Pemkot salatiga tidak membeli barang bersubsidi. 

“Saya minta pejabat pemkot jangan membeli barang bersubsidi, tapi belilah produk-produk UMKM yang ditawarkan di pasar murah ini,” pinta Wali Kota Yuliyanto pada saat membuka acara Pasar Murah DPK Korpri di halaman Pemkot.

Selain itu, wali kota juga mengimbau agar para pelaku UMKM senantiasa berinovasi dalam usaha meningkatkan kualitas produknya. “Kaya mengimbau UMKM agar dapat meningkatkan kualitas produk dan senantiasa berinovasi karena persaingan usaha saat ini semakin ketat.

Kalau produknya berkualitas pasti akan banyak dicari dan tetap eksis di pasaran, baik lokal Kota Salatiga maupun Nasional atau bahkan Internasional,” tambah Yuliyanto.

Pada saat yang sama dalam sambutan tertulis Ketua DPK Korpri yang dibacakan oleh asisten Administrasi Sekda, Y Tri Priyo Nugroho, pada pasar murah kali ini disediakan sebanyak 946 paket sembako murah yang berisi 2 liter minyak goreng, 5 Kg beras, 1 botol sirup dan 1 kg gula, dengan harga perpaketnya sebesar Rp 65.000. Paket tersebut khusus untuk Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot.

Sedangkan untuk PNS Gol I dan II, disediakan 800 voucher senilai Rp 50.000  yang dapat digunakan untuk membeli barang barang non subsidi. Selain itu diluar paket panitia juga menyediakan 1500 minyak kemasan 2 liter, dengan subsidi Rp7000/2 liter. Gula Pasir 3000 kg dengan subsidi Rp 5000/2 kg. Sirup 1000 botol dengan subsidi Rp 4000/botol dan telur 1000 kg dengan subsidi Rp 4000 per-kg.

Melalui sambutan tertulisnya Ketua DPK Korpri berharap agar kegiatan tersebut dapat memberikan kesejahteraan bagi anggota, baik PNS maupun non PNS, serta memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM di Kota Salatiga untuk mempromosikan produk-produk unggulannya. Total anggaran yang digunakan untuk kegiatan tersebut adalah sebesar Rp 140.000.000 yang bersumber dari APBD.

(sm/sas/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia