Senin, 25 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Kemendag Ajak Generasi Muda Pakai Produk Lokal

Minggu, 17 Dec 2017 13:20 | editor : Bayu Wicaksono

Kemendag Ajak Generasi Muda Pakai Produk Lokal

SOLO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memotivasi generasi muda agar mencintai produk-produk dalam negeri. Mereka harus diberi pemahaman bahwa produk lokal banyak yang membanggakan, bahkan diakui di luar negeri.

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Eva Yuliana mengatakan, pihaknya terus memacu para generasi muda untuk bangga terhadap produk dalam negeri. Generasi muda dinilai lebih mudah untuk dimotivasi dan diberikan pemahaman. Berbeda halnya generasi yang sudah tua dinilai lebih sulit karena telah melalui banyak proses kehidupan.

“Generasi muda diibaratkan seperti lembaran putih. Mereka perlu diberikan pencerahan dan pengetahuan bahwa produk bangsa sendiri sangat membanggakan,” ujar Eva Yuliana saat sosialisasi gerakan menanamkan kepedulian penggunaan produk dalam negeri kepada anak didik dan generasi muda yang digelar di Kota Solo.

Jangan sampai produk dalam negeri tergerus produk luar. Dengan menanamkan kebanggaan terhadap produk dalam negeri, sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selama ini, banyak generasi muda yang belum mendapatkan informasi bahwa produk dalam negeri yang merambah internasional sudah sangat luar biasa.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong perbaikan kualitas terhadap produk yang dihasilkan. Melalui upaya peningkatan ekspor, maka kualitas produk juga harus ditingkatkan. Pihaknya memastikan bahwa produk dalam negeri yang ekspor dengan yang dipasarkan di tanah air, kualitasnya sama.

Kasubdit Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kemendag Farid Chandra mengatakan, kegiatan menanamkan kepedulian penggunaan produk dalam negeri kepada generasi muda berlangsung di 13 kota. Sepuluh kota di antaranya telah dilaksanakan, seperti di Palembang, Pontianak, Boyolali, Batam, Ambon, Bima, Luwu, Palopo, Toraja, dan Solo. 

“Tujuannya sebagai salah satu kampanye peningkatan penggunaan produk dalam negeri, sekaligus memberikan inspirasi anak muda agar lebih mencintai produk Indonesia,” tandas Farid Chandra.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagyo mengatakan, pemkot terus mendorong tumbuhnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bengawan. Pemkot juga memfasilitasi dengan membuatkan aplikasi Solo Destination sebagai penghubung antara pelaku usaha dengan calon konsumen. “Sekarang tinggal klik saja sudah tau mau kemana, beli barang apa dan harganya berapa,” katanya.

(rs/irw/bay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia