Sabtu, 26 May 2018
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Seorang Bocah Terduga Difteri Dirawat di RSUD Karanganyar

Kamis, 21 Dec 2017 12:54 | editor : Bayu Wicaksono

Bocah asal Karanganyar harus menjalani perawatan di ruang isolasi.

Bocah asal Karanganyar harus menjalani perawatan di ruang isolasi. (RUDI HARTONO/RADAR KARANGANYAR)

KARANGANYAR - Seorang bocah asal Karanganyar harus dirawat di ruang isolasi RSUD Karanganyar. RA yang diketahui berusia 8 tahun tersebut harus mendapat perawatan khusus, karena diduga mengalami gejala difteri.

Dia dibawa oleh orang tuanya pada Rabu (20/12) malam untuk berobat ke rumah sakit. Sebelumnya, RA merasakan sakit pada tenggorokan disertai demam pada tubuhnya. Diagnosa dokter, RA terindikasi penyakit difteri.

Kepala Bidang Medis dan Keperawatan RSUD Karanganyar Kristanto Setyawan, membenarkan adanya pasien yang dirawat di ruang isolasi. Pihak rumah sakit saat ini sudah melakukan pencegahan. Selanjutnya akan mengusulkan ke pemerintah agar mendapatkan obat Anti Difteri Serum (ADS).

"Masuknya semalam, kemudian dilakukan pengecekan dan diagnosa sementara oleh dokter jaga dan dokter anak. Ternyata ada gejala di tenggorokan, kita indikasi itu adalah penyakit difteri. Pasien saat ini langsung kita tempatkan di ruangan isolasi," kata Kristanto kepada Jawa Pos Radar Karanganyar, Kamis (21/12).

(rs/rud/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia