Jumat, 22 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Nasional

PILGUB JATENG: Ida Fauziah Dampingi Sudirman Said

Rabu, 10 Jan 2018 10:15 | editor : Bayu Wicaksono

Dari kiri, Marwan Ja’far, Sudirman Said, Muhaimin Iskandar, dan Ida Fauziah di Jakarta.

Dari kiri, Marwan Ja’far, Sudirman Said, Muhaimin Iskandar, dan Ida Fauziah di Jakarta.

JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya bergabung dengan koalisi Gerindra, PAN, dan PKS dalam Pilkada Jateng 2018. Partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu mengajukan kadernya Ida Fauziyah menjadi pendamping Sudirman Said.

Sekjen PKB Marwan Ja'far mengumumkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah, di kantor DPP PKB Jakarta Pusat kemarin (1/9). Sebelum diumumkan, kedua pasangan bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Marwan Jafar dalam sambutannya menyampaikan, dirinya tidak maju di Jateng karena ada tugas lain dari partai. Dan apa yang sudah dirintisnya selama ini diserahkan kepada Pak Dirman, sapaan Sudirman Said.

“Saya serahkan apa yang sudah saya rintis di Jawa Tengah kepada Pak Dirman. Saya yakin beliau bisa meneruskannya,” kata Marwan.

Marwan menyampaikan, Jateng wilayah yang berat. Karena itu PKB menurunkan kader terbaiknya untuk mendampingi Pak Dirman.

Ida Fauziah saat ini menjabat sebagai ketua Fraksi PKB DPR RI. Dia memecahkan rekor di PKB dengan menjadi anggota legislatif selama empat periode sejak 1999. Ida juga pernah menjadi ketua Fatayat Nahdlatul Ulama (NU). Dan  saat ini menjabat sebagai ketua Lajnah Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU.

Sementara itu, Pak Dirman merasa senang dengan dukungan yang diberikan PKB kepadanya. Dukungan ini diyakini menambah kekuatan untuk berjuang memenangkan hati masyarakat Jateng.

Terkait dengan cawagub Ida Fauziah, Pak Dirman menyatakan memiliki kesamaan visi dalam membangun Jateng. Integritasnya dan kapabilitasnya juga sudah terbukti.

“Kami ternyata sudah lama saling mengenal. Hanya memang lama juga tidak bekerja sama. Kami memiliki kesamaan visi dalam membangun Jawa Tengah. Bu Ida bisa melengkapi kekurangan saya, terutama dalam kaitannya dengan perempuan dan keluarga,” jelas Pak Dirman.

Sementara itu, Ida sama sekali tidak menduga dirinya dicalonkan mendampingi Pak Dirman. “Prosesnya begitu cepat. Sampai saya tidak percaya ini bisa terjadi,” urai dia.

Ida menyebut, dukungan dari para kiai, para nyai, perempuan di dalam dan di luar NU, serta teman-teman disebutnya sangat luar biasa. “Dukungannya luar biasa. Saya tidak menduga akan sebesar ini dukungan kepada saya. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang sangat luar biasa kepada saya,” bebernya.

(rs/bay/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia