Senin, 18 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Wuling Cortez Siap Rajai Pasar MPV

Senin, 22 Jan 2018 15:11 | editor : Bayu Wicaksono

Varian Wuling Cortez yang dipamerkan di The Park Mall Solo Baru.

Varian Wuling Cortez yang dipamerkan di The Park Mall Solo Baru. (EDY WIDODO/RADAR SOLO)

SOLO BARU – Pasar otomotif di kelas Multi Purpose Vehicle (MPV) atau mobil keluarga masih memiliki ceruk pasar menggiurkan. Terbukti, setelah sukses menghadirkan Confero S, kini perusahaan mobil PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) kembali menghadirkan varian baru berlabel Wuling Cortez.

Kehadiran Wuling Cortez di awal tahun ini, digadang-gadang bisa bersaing di segmen medium MPV. Terlebih, modal yang dimiliki Wuling Cortez cukup banyak. Di antaranya harga jual jauh lebih kompetitif, ditunjang sederet fitur berlimpah. Sehingga mampu menarik minat calon konsumen.

Dan kali ini, publik Solo dan sekitarnya boleh berbangga karena varian Wuling Cortez telah di-launching Sabtu (20/1). “Harga yang kami tawarkan mulai dari Rp 230 juta hingga Rp 278 juta untuk tipe tertinggi. Khusus pasar Jawa Tengah dan DIJ kami menargetkan penjualan 150 unit per bulan. Bahkan hingga saat ini sudah ada inden sebanyak 40 unit,” papar Branch Manager PT Automobil Jaya Mandiri Timotius Haryono S disela launching di The Park Mall Solo Baru, kemarin.

Ditambahkan Temi –sapaan Timutius Haryono, guna menghadapi persaingan pasar yang kompetitif, pihaknya telah mempersiapkan sejumlah strategi. Di antaranya sales, exhibition atau pameran, activity dan test drive experience. Khusus untuk activity pihaknya akan menyasar segmen fleet atau konsumen korporasi dan pemerintahan.

“Untuk pasar fleet kami menargetkan bisa meraup pasar sebesar 40 persen, sedang 60 persen sisanya khusus pasar ritel. Kami optimistis varian baru ini mampu diserap pasar, karena spare part dan servisnya kami janjikan lebih murah dibanding kompetitor,” jelasnya.

Di sisi lain, kehadiran Wuling Cortez diharapkan akan menjadi pilihan baru di kelas medium MPV. Dengan dua pilihan transmisi yaitu manual dan otomatis. Sederet fitur yang ditawarkan di antaranya automatic vehicle holding control berfungsi membuat mobil tetap berhenti dalam kondisi jalan menanjak, menurun, atau pun datar.

“Berikutnya electronic stability control (ESC) yang berfungsi menjaga kestabilan berkendara secara otomatis. Kelebihan lain yaitu antilock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD) dan brake assist (BA). Terakhir fitur kamera belakang yang dilengkapi dua sensor depan dan empat sensor belakang,” terangnya.

(rs/gis/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia