Minggu, 24 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Sragen

Akses Menuju Museum Purbakala Sangiran Putus

Sabtu, 10 Feb 2018 07:35 | editor : Bayu Wicaksono

Personel TNI dan warga kerja bakti mencegah agar longsor tidak semakin menggerus akses menuju Museum Purbakala Sangiran.

Personel TNI dan warga kerja bakti mencegah agar longsor tidak semakin menggerus akses menuju Museum Purbakala Sangiran. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

SRAGEN – Akses menuju objek wisata Museum Purbakala Sangiran menuju Kluster Bukuran kembali diterjang longsor. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut membuat tanah bergeser. Longsor kali ini terjadi di jalur penghubung Dusun Cengklik menuju Dusun Bukuran, Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun, longsor terjadi sepanjang 15 meter di bahu jalan dengan kedalaman mencapai tiga meter. Menanggulangi longsor itu, aparat TNI/Polri bersama warga langsung gotong royong.

Kasi Trantib Kecamatan Kalijambe Agus Subagyo menyampaikan, longsor ini sudah terdapat tanda-tanda sejak sepekan lalu. ”Longsor sebenarnya sudah didahului retakan. Karena intensitas hujan tinggi, bahu jalan kemudian longsor sepanjang 15 meter dan amblas,” terangnya.

Agus memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah longsor ini. Tetapi akibat kejadian itu, jalur Cengklik-Bukuran sementara ditutup. Sehingga warga terpaksa harus memutar lewat jalur lain untuk akses keluar. ”Hari ini TNI/Polri dan desa, langsung dilakukan kerjabakti memasang talud dan kayu pengaman agar longsoran tidak terus bertambah,” ujar Agus.

Sementara Kades Bukuran, Gimanto meminta Pemkab Sragen segera turun tangan mengatasi kerusakan di jalan longsor karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. ”Jalur ini masuk jalur wisata penghubung antar kluster kompleks Museum Sangiran dan akses warga setempat juga,” jelasnya.

(rs/din/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia