Senin, 25 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Truk Dilarang Melintasi Jembatan Lengking

Minggu, 11 Feb 2018 09:30 | editor : Bayu Wicaksono

Sepeda motor melintas di Jembatan Lengking, Kecamatan Bulu.

Sepeda motor melintas di Jembatan Lengking, Kecamatan Bulu. (RYANTONO PS/RADAR SOLO)

SUKOHARJO -  Akses Jembatan Lengking yang menghubungkan antara Desa Lengking, Kecamatan Bulu dengan Desa Tanjung, Kecamatan Nguter sudah dibuka untuk umum. Sepeda angin, becak, sepeda motor, mobil pribadi diperbolehkan melintas. Sementara truk dilarang melintas karena tidak sesuai dengan spesifikasi bangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji mengatakan,  akses di Jembatan Lengking dibuka sejak Senin (5/2). Pembukaan dilakukan setelah kondisi bangunan sudah kuat dan layak dilintasi kendaraan.

Pembukaan ditandai dengan melepas tanda atau benda larangan melintas. Sebab, sebelumnya di ujung jembatan petugas menempatkan rambu melintas dan memasang kayu dan bambu sebagai perintang. Dibukanya akses membuat kendaraan bisa melintas dengan mudah.

”Bangunan jembatan sebenarnya sudah cukup lama selesai. Tapi untuk bisa digunakan atau dilintasi kendaraan harus menunggu umur cor beton kering dan layak pakai lebih dulu. Kalau dipaksakan begitu jadi langsung dipakai, maka akan berbahaya,” paparnya.

Dibukanya akses Jembatan Lengking disambut gembira oleh masyarakat. Sebab, mereka sudah lama menunggu dan sekarang sudah bisa menggunakannya. Jembatan Lengking memudahkan akses warga dari Desa Lengking, Kecamatan Bulu ke Desa Tanjung, Kecamatan Nguter atau sebaliknya. Sebelumnya warga harus memutar arah mencari jalan alternatif dengan durasi waktu lebih lama maka sekarang lebih mudah dan dekat.

Untuk mengamankan Jembatan Lengking, telah dipasang portal sebagai tanda pengaman. Sebab rawan dilintasi truk dan berpengaruh pada kekuatan bangunan. Larangan terhadap truk melintasi Jembatan Lengking sudah disosialisasikan ke masyarakat. Diharapkan mereka juga mematuhi dan tidak boleh melanggar. Di ujung jembatan juga telah dipasang rambu larangan untuk truk melintas. 

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, sudah melihat sendiri secara langsung Jembatan Lengking. Kondisi jembatan memang sudah bisa dilintasi kendaraan setelah akses dibuka. ”Kendaraan tertentu saja boleh melintas seperti sepeda motor dan mobil pribadi. Sedangkan truk jelas dilarang. Kalau sopir truk nekat melintas maka akan ditindak,” ujarnya.

(rs/yan/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia