Senin, 25 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Ratusan Warga di Kota Solo Enggan Daftar KIS

Senin, 12 Feb 2018 21:20 | editor : Bayu Wicaksono

Warga mendapatkan pembagian kartu KIS di balai kota.

Warga mendapatkan pembagian kartu KIS di balai kota. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO – Ratusan warga Kota Solo belum mendaftarkan dirinya menjadi peserta jaminan kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat-BPJS Kesehatan. Alasannya beragam, mulai dari belum memahami manfaatnya, hingga malas daftar.

Hal itu dikatakan Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo di balai kota, Senin (12/2). Pemkot tidak akan tinggal diam terhadap warganya yang tidak segera mengurus jaminan kesehatan. Rudy akan mengerahkan petugas mulai dari kelurahan hingga RT untuk menyisir satu per satu warga yang belum memiliki jaminan kesehatan agar segera mendaftar.

“Akan kita kejar terus untuk mendaftar JKN. Yang miskin dan rentan miskin sudah kita cover. Ini yang mampu-mampu itu jangan malas. Suatu saat nanti pasti butuh,” katanya.

Rudy juga menyarankan warga yang mampu secara ekonomi dan sudah memiliki jaminan kesehatan melalui asuransi tetap mendaftarkan JKN. Dia ingin program JKN dapat dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali.

Dengan begitu jika suatu saat kondisi ekonomi sedang tidak stabil dan ada keluarga yang sakit maka dapat memanfaatkan jaminan kesehatan tersebut. “Biar hidup di Kota Solo itu ayem, tidak terlalu mikir saat jatuh sakit,” jelasnya.

Pemkot hingga Februari telah mendistribusikan kartu JKN-KIS untuk 21.688 kepala keluarga (KK), terdiri dari 61.077 jiwa. Kartu JKN-KIS diberikan kepada warga kategori miskin dan rentan miskin dengan dibiayai APBD dimulai pada 2017.

(rs/irw/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia