Minggu, 24 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Denpom Surakarta Gelar Razia, Ada Anggota TNI Tak Bawa STNK

Selasa, 13 Feb 2018 09:17 | editor : Bayu Wicaksono

Anggota Denpom IV/4 Surakarta saat melakukan operasi penegakan polisi militer (PM) “Waspada Wira Keris” di Makodim 0727/Karanganyar.

Anggota Denpom IV/4 Surakarta saat melakukan operasi penegakan polisi militer (PM) “Waspada Wira Keris” di Makodim 0727/Karanganyar. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

KARANGANYAR - Denpom IV/4 Surakarta menggelar operasi dan sosialisasi penegakan Polisi Militer (PM) "Waspada Wira Keris" di halaman Makodim Karanganyar, Selasa (13/2) pagi. Operasi tersebut menyasar anggota yang membawa kendaraan bermotor, baik motor dinas maupun pribadi.

Dalam operasi tersebut, ditemukan ada anggota tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kepala Satuan Dandim 0727/Karanganyar Mayor Mantang mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap pemilik 35 unit kendaraan dinas dan 65 unit kendaraan pribadi. Beberapa pemilik kendaraan diketahui lupa membawa SIM dan STNK dalam bertugas. Mereka yang lupa membawa surat-surat hanya mendapatkan sanksi teguran. Lantaran operasi yang digelar bersifat preventif dan sosialisasi.

“Ada beberapa yang lupa dan SIM-nya mati, hal itu karena blangko SIM saat ini belum ada. Tapi mereka (anggota) yang melanggar, saat ini kami berikan saksi yakni teguran dan menjadi catatan bagi kami. Karena ini sifatnya internal dan sosialisasi,” kata Mantang.

Sementara itu, Dansatlakgakumwal Denpom IV/4 Surakarta Kapten CPM Rusman Aji, jika nanti Denpom melakukan operasi terbuka, pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada anggota TNI yang diketahui tidak membawa surat-surat.

“Untuk operasi ke dalam ini memang kita berikan waktu kepada anggota untuk melengkapi kelengkapan surat-suratnya, atau kelengkapan kendaraan. Namun, jika nanti kita lakukan operasi secara terbuka dan ada anggota yang melanggar, baik itu melanggar kelengkapan kendaraan ataupun surat-surat, maka Denpom tidak akan segan-segan memberikan sanksi tilang. Dengan menjatuhkan hukuman pembayaran denda dan akan kita laporkan ke atasan,” tegas Rusman.

(rs/rud/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia