Minggu, 24 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Pembuat Cokelat Custome Kewalahan Layani Pesanan di Hari Valentine

Selasa, 13 Feb 2018 20:50 | editor : Fery Ardy Susanto

Cokelat custome bikinan Iin Mutmainah.

Cokelat custome bikinan Iin Mutmainah. (SERAFICA GISCHA PRAMESWARI/RADAR SOLO)

SOLO – Valentine’s Day membawa berkah bagi pengusaha cokelat. Pesanan cokelat bulan ini diklaim naik sekitar 60 persen dari bulan-bulan sebelumya. Nah, paling diburu yakni cokelat motif yang kaya inovasi.

Owner Cokelat Solo, Iin Mutmainah mengaku kewalahan memenuhi pesanan cokelat jelang Hari Valentine. Tak hanya kaum muda, orang dewasa hingga orang tua pun banyak memesan cokelat bikinannya. Puncak pesanan coklat sudah terasa sejak Minggu (11/2).

”Usaha ini sudah saya rintis sejak tiga tahun lalu. Banyak pesanan yang sampai saya tolak. Mungkin karena produk kami kaya inovasi. Tak hanya cokelat dalam boks saja,” terang Iin kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (13/2).

Ya, cokelat karya Iin memang cukup inovatif. Paling laris manis cokelat berbentuk buket bunga dan tulisan. ”Sengaja saya buat agar kesannya lebih romantic. Mirip sekali dengan bunga mawar tanda kasih sayang,” urai Iin.

Ditambahkan Iin, di hari biasa, dirinya hanya membuat 3-7 boks cokelat. Namun bersamaan dengan momen Hari Valentine, pesanannya sampai 20 boks per hari. Kebanyakan cokelat custome. Agar pesan yang tersampaikan ke pasangan lewat cokelat tepat sasaran.

Soal harga, Iin mematok mulai Rp 50-400  ribu per boks. Tergantung permintaan konsumen. Dibantu adiknya, pesanan tak hanya datang dari Kota Solo saja, melainkan juga luar kota. terjauh, pesanan datang dari Kupang, Nusa Tenggara Barat.

”Rata-rata konsumen minta yang harga 120 ribu isi 30 kotak cokelat. Dan kebanyakan memang minta yang ada tulisannya. Ada juga yang minta dibuatkan nama pasangan,” tuturnya.

(rs/gis/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia