Jumat, 22 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Induk Partai Benarkan Pernyataan Juliyatmono

Bantah Rumor Tinggalkan Rohadi 

Jumat, 23 Feb 2018 11:30 | editor : Bayu Wicaksono

Endang Maria Astuti

Endang Maria Astuti

KARANGANYAR - Beredarnya rumor incumbent Bupati Karanganyar Juliyatmono yang dianggap meninggalkan pasangan sebelumnya, Rohadi Widodo, direspon serius oleh petinggi Partai Golongan Karya (Golkar).

Dikatakan oleh anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Endang Maria Astuti, isu yang dilontarkan Rohadi Widodo sangat tidak benar. Menurutnya, sebelum pendaftaran pasangan calon (paslon), surat usulan dari DPD II Partai Golkar Karanganyar yang ditandatangani Ketua DPD II Juliyatmono masih mengharapkan bisa bersama Rohadi Widodo untuk masa kepemimpinan Karanganyar lima tahun ke depan.

"Untuk bersama-sama memenangkan pilkada Karanganyar, sejak awal kita sudah berkomunikasi dengan pak Rohadi. Karena surat usulan rekomendasi itu yang diajukan Juliyatmono-Rohadi Widodo. Yuro masih bisa berlanjut. Tapi saat ini, dikesankan malah Pak Juliyatmono yang meninggalkan pak Rohadi," ungkap Endang kepada wartawan belum lama ini di Karanganyar.

Lebih jauh dia menjelaskan, keputusan untuk rekomendasi memang tidak pada pribadi Juliyatmono. Meski sebenarnya Juliyatmono sudah diberi kepercayaan oleh DPP untuk memilih siapa pasangannya. Dan lagi-lagi, Juliyatmono tetap memilih Rohadi sebagai pasangannya untuk periode 2018-2023. 

"Pak Yuli sebenarnya sudah sesuai prosedur. Terus terang kami sangat menyayangkan isu ini. Karena saat usulan dari pak Juliyatmono, semisal partai dari pak Rohadi itu berniat sungguh-sungguh, maka kita akan pertimbangkan. Akan tetapi kelihatannya itu tidak direspon. Di DPP itu cukup, kalau PKS sudah memberikan surat dukungan, itu sudah selesai. Tapi dari PKS untuk surat dukungan tidak ada sampai pada last minute itu," terang Endang.

Dari situ, sambung Endang, akhirnya DPP Partai Golkar mengambil langkah strategis untuk memenangkan pilkada Karanganyar. Tentu atas berbagai pertimbangan dan masukan sejumlah pihak. Ditetapkanlah rekomendasi paslon bupati dan wakil bupati yakni Juliyatmono dan Rober Christanto.

Diketahui, di sejumlah kesempatan incumbent wakil bupati Karanganyar Rohadi Widodo sering mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Juliyatmono yang dianggap meninggalkan dirinya dan memilih berpasangan dengan Rober Christanto untuk maju dalam pilkada 2018.

”Jane aku iseh seneng karo pak Juliyatmono, tapi kenapa cintamu bertepuk sebelah tangan,” sindir Rohadi. 

(rs/rud/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia