Rabu, 20 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Solo

SMPN 5 Solo Akan Dipindah ke Wilayah Mojosongo

Jumat, 23 Feb 2018 15:26 | editor : Bayu Wicaksono

Kondisi bangunan sekolah satu atap yang berada di Kendalrejo, Mojosongo.

Kondisi bangunan sekolah satu atap yang berada di Kendalrejo, Mojosongo. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Solo pada tahun ajaran baru 2018/2019 nanti dipastikan akan berpindah lokasi. Pemkot telah memilih sekolah tersebut untuk menempati sekolah satu atap di Kendalrejo, Mojosongo.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengungkapkan, kepindahan SMPN 5 akan dilakukan secara bertahap. Tahun ajaran baru yang dimulai sekitar bulan Juli mendatang, rencananya hanya kelas VII yang akan di bawa ke sekolah satu atap. Sementara untuk kelas VIII dan IX masih tetap menggunakan gedung lama di kawasan Ngarsopuro.

”SMPN 5 kita akan bedhol ke Kendalrejo. Mulai tahun baru kelas 1 nanti. Kalau memungkinkan bisa juga SMPN 3,” katanya.

Alasan dipilihnya SMPN 5, lanjut Rudy, karena di lokasi yang sama terdapat tiga sekolah negeri yakni SMPN 5, SMPN 3 dan SMPN 10. Wali kota juga masih mempertimbangkan memindahkan dua sekolah sekaligus yakni SMPN 3. Sedangkan untuk SMPN 10 dipastikan tidak akan dipindah.

”Karena itu permintaan ibu negara (Iriana Jokowi). Beliau kan alumni sana (SMPN 10),” ujarnya.

Saat ini pemkot tengah berusaha melakukan pemerataan pendidikan di Kota Bengawan. Selama ini akses dan infrastruktur pendidikan cenderung didominasi di Solo bagian tengah dan selatan. Sedangkan di sisi utara fasilitas sekolah masih sangat minim.

“Kalau di Banjarsari sudah banyak, tetapi yang di Mojosongo kan SMP masih sangat kurang,” katanya.

Sekolah satu atap sendiri dibangun pemkot pada tahun 2017 di lahan SDN Kendalrejo, Mojosongo. Dibiayai Rp 15,5 miliar. Sekolah tersebut akan mengintegrasikan SD dan SMP. Diperkirakan proyek yang dikerjakan mulai bulan Juli tahun lalu itu bisa digunakan pada tahun ajaran baru 2018. Rudy berharap masyarakat yang ada di wilayah Mojosongo dan sekitarnya dapat lebih tenang dalam memilih sekolah untuk putra-putrinya.

”Kalau SD-nya disitu kan nggak usah cari sekolah lagi. SMP-nya ya disitu,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta Budi Yulistiyanto memastikan pengerjaan pembangunan sekolah satu atap yang dikerjakan oleh PT. Surya Cipta Sarana, dan dalam pengerjaannya tidak mengalami kendala apapun.

“Insyaallah sudah bisa digunakan tahun ini,” tegasnya.

(rs/irw/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia