Sabtu, 23 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Features

Heboh! Ada Pasar Kejujuran di Boyolali

Senin, 05 Mar 2018 20:59 | editor : Fery Ardy Susanto

Lapak buah Sutarno di Pasar Ndeso Penggung, Kecamatan Boyolali Kota, Senin (5/3).

Lapak buah Sutarno di Pasar Ndeso Penggung, Kecamatan Boyolali Kota, Senin (5/3). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

PEMERINTAH Desa Penggung, Kecamatan Boyolali Kota punya Pasar Kejujuran. Dimulai sejak 3 Maret kemarin. Diinisiasi pedagang buah warga setempat, Sutarno. Bagaimana transaksi jual belinya?

Ssebuah booth di Pasar Ndeso Penggung menjajakan aneka buah segar. Saat ada dua pembeli wanita datang, Sutarno, si pedagang bukannya melayani. Dia justru mempersilahkan pembeli memilih buah sendiri, menimbang sendiri dan membayar sendiri. Bahkan dua wanita itu juga dipersilahkan mengambil uang kembalian sendiri.

”Timbang sendiri. Bayar entuk, ora yo entuk (Bayar boleh, tidak bayar juga boleh, red),” teriak Sutarno saat sejumlah pengunjung Pasar Ndeso Penggung lainnya mulai mendekati lapaknya, Senin (5/3).

Tak lama berselang, teriakan Sutarno menarik minat pengunjung pasar. Sebagian hanya melihat-lihat harga buah. Sebagian lagi ada yang baru memilih-memilih buah. Sementara seorang pembeli terlihat menaruh uang di sebuah kardus bekas lalu mengambil kembaliannya sendiri.

Proses jual beli Tanpa ada tawar-menawar. Karena harga buah sudah tertera di masing-masing kotak. Pembeli pun langsung menaruh uang begitu saja di kardus yang sudah dipersiapkan.

”Uang kembalian diambil sendiri. Karena kami ingin menanamkan rasa kejujuran kepada masyarakat,” beber Sutarno.

Selengkapnya baca di koran Jawa Pos Radar Solo edisi Selasa, 6 Maret 2018 

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia