Jumat, 22 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Nasional

Sudirman Said Gagas Gerakan Sejuta Wirausaha Perempuan

Kamis, 08 Mar 2018 08:39 | editor : Bayu Wicaksono

Cagub Sudirman Said berbincang dengan pedagang tradisional di Semarang.

Cagub Sudirman Said berbincang dengan pedagang tradisional di Semarang.

SEMARANG - Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said bertekad menjadikan perempuan sebagai tulang punggung gerakan pembangunan di Jawa Tengah. Pasalnya, peran perempuan sangat besar dalam ikut mendorong pengembangan ekonomi di Jateng.

Pria yang berhasil membubarkan praktek mafia migas ini mengungkapkan hal itu usai mengunjungi Pasar Jati di Banyumanik, Semarang, Selasa (7/3). “Kita lihat di pasar ini sebagian besar pedagangnya perempuan. Mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang ikut menopang ekonomi Jateng,” katanya.

Pak Dirman sangat terkesan dengan perempuan-perempuan tangguh yang berjuang sejak subuh hingga sore hari untuk membantu ekonomi keluarga. “Bayangkan mereka subuh sudah siap-siap, berdagang sampai siang. Pulang pasti sudah beberes rumah kemudian masak mengurus anak suami nyuci. Malam masih harus meladeni suami,” katanya.

Jadi tidak salah jika salah satu programnya dengan Ida Fauziah ingin menempatkan perempuan sebagai tulang punggung gerakan pembangunan di Jawa Tengah. “Karena mereka punya ketangguhan, kekuatan, dan keuletan. Mereka terbukti menjadi pahlawan keluarga,” katanya.

Hal tersebut akan direalisasikannya dengan mendorong sebanyak mungkin perempuan masuk ke sektor kewirausahaan dengan memberikan dukungan dari hulu ke hilir, berupa permodalan, pelatihan manajemen keuangan, mendorong regulasi sampai pada meyakinkan akses pasar.

“Dan kami akan mendorong yang kecil menjadi menengah dan menengah jadi yang besar. Dengan cara memberi fasilitas dari hulu ke hilir. Terus menyediakan tempat mengadu atau tempat konsultasi serial usahanya,” tandasnya.

Dia juga mengatakan akan menggandeng organisasi perempuan untuk memikirkan hal tersebut. “Sejak dulu kan di balik kisah bersejarah ada peran perempuan. Sebagai calon pemimpin Jawa Tengah satu-satunya, Ibu Ida ingin merealisasikan hal tersebut,” katanya.

Pria yang juga berhasil membongkar kasus papa minta saham tersebut mengakui, selama ini peran perempuan cukup  besar, namun belum disertai dorongan seimbang dari pemerintah. “Kami ingin lebih mengapresiasi dengan memberikan dukungan lebih Memang sudah menjadi tulang punggung. Tapi kalau nanti semakin didukung tentu dampaknya semakin besar. Kan kami mencanangkan APBD yang pro wong cilik dan pro perempuan. Dan itu menjadi salah satu program kami, dengan bertekad melahirkan gerakan setara sejuta wirausaha perempuan,” ujar dia.

(rs/bay/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia