Sabtu, 23 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Jadwal Liga Belum Pasti, Persis Solo Tetap Jaga Fokus

Kamis, 08 Mar 2018 09:06 | editor : Bayu Wicaksono

Aksi Pasoepati saat mendukung Persis Solo di Stadion Manahan.

Aksi Pasoepati saat mendukung Persis Solo di Stadion Manahan. (ISWARA BAGUS NOVIANTO/RADAR SOLO)

SOLO – PSSI kembali menunda jadwal kick off Liga 1 2018 yang semula akan dimulai pekan ini. Mundurnya jadwal itu juga bisa berimbas ke Liga 2. Seperti musim sebelumnya, kompetisi resmi dimulai dari kasta teratas terlebih dulu.

Padahal sejumlah tim kontestan sudah mulai mempersiapkan diri, termasuk Persis Solo. Apalagi Persis sangat serius mempersiapkan diri menyambut Liga 2. Bond kebanggaan warga Kota Solo ini juga menargetkan bisa meraih juara sekaligus promosi ke Liga 1 musim depan.

Persiapan Laskar Sambernyawa sudah digelar sejak dua bulan terakhir. Skuad Persis sudah diperkuat 20 pemain. Meski sempat merekrut Freddy Muli (FM) sebagai pelatih, sayangnya tidak berlangsung lama. FM mundur dari jabatannya dua pekan lalu. Kini, Persis dipimpin asisten pelatih, Marwal Iskandar.

”Soal kesiapan, tim ini selalu siap. Tapi kami juga butuh kepastian jadwal supaya bisa menyusun kalender program. Setelah itu kami harus tetap fokus mempersiapkan secara spesifik untuk menjalani pertandingan demi pertandingan,” jelas Marwal.

Marwal mulai menerapkan latihan strategi. Kinerja antar lini dibehani dengan penerapan ball posession secara detail. Di mana pressing bola diterapkan di tengah lapangan dan melakukan counter attack melalui dua sayap dan umpan terobosan.

”Dimulai dari drill ball possession tanpa target (gawang). Selanjutnya dilakukan dengan target. Hasil dari tiga uji coba kemarin, kita evaluasi bersama, di mana letak kelemahan dan kelebihan tim ini,” kata Marwal.

Tiga ujicoba melawan Persibat Batang (home-away) dan Bhayangkara FC memang baru mencetak satu gol saja. Itu jadi peer yang dia benahi. ”Finishing Touch harus diasah tiap hari. Kalau bisa memainkan bola sebanyak mungkin, tim lebih banyak menciptakan peluang untuk mendapatkan hasil (gol),” jelasnya.

Di sisi lain, manajemen hingga kini belum menunjuk pelatih pengganti FM. Sempat beredar kabar Marwal akan dinaikkan jabatannya menjadi pelatih kepala. Kebetulan, mantan pemain Persebaya Surabaya itu baru saja menempuh lisensi kepelatihan A AFC di Jakarta.

”Saya tidak bisa jawab, itu urusannya manajemen saja,” tandasnya.

(rs/adi/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia