Minggu, 27 May 2018
radarsolo
icon featured
Kombis

Kampanye Tropicana Slim Lawan Diabetes

Senin, 23 Apr 2018 14:31 | editor : Fery Ardy Susanto

Event #BeatDiabetes di Luwes Gentan (22/4).

Event #BeatDiabetes di Luwes Gentan (22/4). (NUTRIFOOD FOR RADAR SOLO)

SOLO – Bertempat di Halaman parkir Luwes Gentan, Minggu (22/4), Tropicana Slim kembali menyemarakkan Hari Kesehatan Sedunia 2018. Melalui kampanye #BeatDiabetes. Tropicana Slim menggelar kampanye #BeatDiabetes sesuai dengan misinya, terus mengajak masyarakat Indonesia bersama-sama mencegah dan melawan penyakit diabetes sejak dini.

Tahun ini, #BeatDiabetes dilaksanakan serentak di 21 kota di Indonesia. Mulai dari Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Medan, Siantar, Padang, Palembang, Lampung, Jambi, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Manado, Denpasar, sampai Mataram. Diikuti lebih dari 18.000 peserta di Indonesia.

Memanfaatkan momen Hari Diabetes Nasional 2018, Tropicana Slim melalui kampanye #BeatDiabetes menggandeng berbagai pihak. Mulai dari rumah sakit, praktisi kesehatan, restoran/kafe, retailer, serta komunitas kesehatan. Berperan aktif melalui edukasi dan menyediakan pilihan makanan serta minuman yang rendah atau bebas gula. Sebagai bentuk aksi memerangi diabetes di Indonesia.

Khusus di Solo, #BeatDiabetes dibuka secara Bastian Zeller Marsudi, Marketing Manager Tropicana Slim.  Para peserta antusias mengikuti berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat. Seperti senam sehat, cek gula darah, konsultasi kesehatan gratis, dan games seru. Peserta juga dapatmenikmati produk Tropicana Slim gratis untuk menambah energi dan melengkapi nutrisi.

”Kami senang melihat besarnya antusiasme masyarakat Indonesia untuk hidup sehat dan melawan diabetes. Melalui kampanye #BeatDiabetes, Tropicana Slim berkomitmen untuk terus memerangi diabetes yang kondisinya di Indonesia sudah semakin mengkhawatirkan,” kata Suharyanto, Marketing Tropicanaslim Area Solo Raya.

Data terbaru dari IDF Diabetes Atlas di 2017, Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi terbesar. Yakni 10,3 juta orang. Sebanyak 2 dari 10 orang diperkirakan mengalami prediabetes. Yaitu orang dengan risiko tinggi diabetes, namun masih bisa sembuh.

(rs/fer/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia