Senin, 28 May 2018
radarsolo
icon featured
Sragen

FPM Siap Bina Pekerja Nonformal

Selasa, 15 May 2018 11:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Bupati Yuni (tengah) hadiri pelanikan pengurus FPM Sragen, Senin (15/5).

Bupati Yuni (tengah) hadiri pelanikan pengurus FPM Sragen, Senin (15/5). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

SRAGEN - Pembangunan kemandirian masyarakat dirasa sangat penting. Hal ini berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Federasi Pekerja Mandiri (FPM) diharapkan bisa membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.

Demikian dituturkan Ketua FPM Sragen Joko Siswanto pada pelantikan pengurus baru di pendopo Kabupaten Sragen, Senin (14/5).

”Kami akan bergerak sampai ke pelosok desa melakukan pendataan potensi di bidang pertanian, peternakan, usaha kecil dan sebagainya,” ujarnya.

Saat ini, pengurus FPM di Sragen sekitar 52 orang dari berbagai latar belakang. Mereka didukung calon anggota yang akan segera bergabung.

”Sudah banyak yang kontak saya dan siap menjadi anggota,” kata Joko.

Wakil Ketua FPM Pusat Suwandi mewakili Ketua Umum Totok Utomo Budi Santoso menyampaikan, pihaknya menghimpun pekerja nonformal, seperti petani, peternak, nelayan dan pedagang kecil untuk lebih diberdayakan.

”Kita harap DPC FPM Sragen ini dapat segera bekerja, dan memiliki arti bagi masyarakat,” terang dia.

Ditegaskan Suwandi, FPM merupakan organisasi nonpolitik dan siap membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan.

“Intinya kit mendukung pemerintah untuk membantu masyarakat. Kami mengadakan beragam pelatihan (kewirausahaan, Red) gratis, kecuali keanggotaan tergantung dari DPC masing-masing,” ujarnya. (sct)

(rs/din/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia