Senin, 28 May 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Rusak Parah, Ruas Jalan Selo-Ampel Dibeton

Rabu, 16 May 2018 09:40 | editor : Fery Ardy Susanto

Perbaikan Jalan Selo-Ampel dengan rigid beton.

Perbaikan Jalan Selo-Ampel dengan rigid beton. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI - Kondisi jalan Selo-Ampel, Boyolali rusak parak. Akibat sering dilalui truk galian C. Kini, warga di kawasan tersebut bisa tersenyum lega. Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memulai perbaikan dengan betonisasi.

Ya, perbaikan jalan kabupaten sepanjang 13,8 kilometer itu sudah dilaksanakan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Boyolali. Sementara ini, peningkatkan jalan melalui betonisasi masih menyasar sisi kanan. Memberi kesempatan masyarakat untuk melintas dengan sistem buka tutup dari sisi kiri.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, DPU-PR Boyolali, Nyoto Widodo mengaku peningkatan  sudah mulai dilakukan bulan ini. Peningkatan dengan sistem rigid beton tebal itu memakan anggaran sebesar Rp 3 miliar. Bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) sebesar Rp 2,97 juta, didampingi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Boyolali Rp 30 juta.

”Perbaikan kami utamakan yang rusak parah. Dari Pertigaan Candisari sampai Gebyok, Desa Samiran. Panjang kerusakan jalan yang paling berat hanya 2,09 km saja dari total panjang 13,8 kilometer,” kata Nyoto kepada Jawa Pos Radar Solo.

Sementara itu, kondisi jalan 1,62 km rusak ringan dan 1,75 km rusak sedang.

”Sepanjang 8,34 km jalan kondisinya masih baik. Masih berupa aspal hotmix. Kalau yang kami perbaiki ini dengan rigid beton,” ujar Nyoto.

Peningkatan jalan  disambut positif warga sekitar. ”Sudah lama jalan ini rusak. Mudah-mudahan Lebaran nanti sudah bisa digunakan,” beber Haryanto, warga sekitar.

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia