Jumat, 25 May 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Daftar Uji KIR Manual Tak Berlaku

Rabu, 16 May 2018 10:30 | editor : Fery Ardy Susanto

Pengemudi truk melakukan uji KIR di Kantor Dishub Surakarta.

Pengemudi truk melakukan uji KIR di Kantor Dishub Surakarta. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta mengenalkan layanan uji KIR via online di Hotel Sahid Jaya, Selasa (15/5). Inovasi yang diberinama e-uji tersebut diharapkan mampu mempermudah layanan yang selama ini diberikan pada masyarakat.

Kepala Dishub Surakarta Hari Prihatno mengatakan, sistem tersebut sengaja dibuat untuk mempermudah masyarakat saat melakukan uji kir.

Dia menilai, teknis pendaftaran secara manual selama ini tak lagi efisien. Karena itu, dishub menghadirkan model pelayanan pengujian kendaraan bermotor dengan sistem online (e-uji) tersebut.

"Ketika memanfaatkan aplikasi ini, masyarakat wajib uji tidak perlu lagi mengantre di kantor Dishub untuk mendapat nomor antrean pelaksanaan KIR," jelas Hari.

Selanjutnya, masyarakat yang hendak melakukan uji KIR bisa mengakses aplikasi e-uji lewat media website http://e-uji.surakarta.go.id atau SMS ke nomor 0811 2929 777.

Setelah melakukan registrasi, masyarakat akan mendapatkan pemberitahuan berupa pesan singkat berisi jadwal pelaksanaan KIR.

"Nanti keluar jadwalnya, tinggal datang sesui jadwal dan akan langsung dilayani. Kalau bisa usahakan tepat waktu karena layanan cukup padat," beber dia.

Dengan cara tersebut, masyarakat bisa memangkas waktu pendaftaran dan tinggal datang ketika akan pengujian kendaraannya saja. Dibandingkan cara pendaftaran manual, e-uji jauh lebih efektif mengingat selama ini per hari ada 100-an kendaraan yang datang untuk mendaftar.

"Mulai awal Juni 2018 ini berlaku, pendaftaran manual resmi diganti pakai e-uji. Makanya kami akan menggencarkan sosialisasi aplikasi e-uji," jelas dia. 

Jika ditarik ke belakang, aplikasi ini sesungguhnya telah dirilis sejak Desember 2017. Namun, kala penggunaannya belum sesuai harapan. Berdadarkan catatatan dishub, hanya sedikit masyarakat wajib uji KIR memanfaatkan aplikasi e-uji.

Meski demikian, dishub optimistis ketentuan uji KIR lewat online bisa optimal seiring ketegasan pendaftaran yang ditentukan hanya bisa lewat aplikasi tersebut.

"Per Juni nanti semuanya lewat online. Yang manual tak dilayani," sambung Kabid Pengujian dan Perbengkelan Dishub Kota Surakarta Anindita Prayoga. 

Agar maksimal, dishub berencana menyiapkan mesin ATM dari Bank Jateng. Selain itu, pihaknya meminta pemilik kendaraan juga mengedukasi pengemudi atau anak buah masing-masing untuk bisa mengakses aplikasi e-uji saat ingin melakukan pendaftaran uji kendaraan.

"Saya minta para operator angkutan umum dan para pemilik kendaraan bermotor harus paham akan inovasi pelayanan yang diberikan ini agar e-uji bisa digunakan dengan maksimal," tutup Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo.

(rs/ves/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia