Senin, 28 May 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Penjualan Getah Karet Ilegal Digagalkan

Rabu, 16 May 2018 14:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Dua orang terduga pencuri getah karet dari hutan negara diamankan polisi.

Dua orang terduga pencuri getah karet dari hutan negara diamankan polisi. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI - Dua orang diduga pengangkut getah pinus ilegal dari hutan negara diamankan polisi di Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah, Wonogirim, Selasa (15/5). Satu unit truk dan puluhan karung berisi getah karet diamankan sebagai barang bukti.

Polisi mengamankan SL, 46, warga Dusun Sumur, Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah dan ST, 33, warga Dusun Geneng, Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah.

"Informasi dari masyarakat, ada truk yang membawa getah pinus diduga dari hutan negara di Kecamatan Karangtengah. Hendak dibawa ke wilayah Jeruk, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur," ujar Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto mewakili Kapolres, AKBP Robertho Pardede, Selasa (15/5).

Laporan tersebut ditindaklanjuti Polsek Karangtengah dengan menggelar patroli sekaligus menghadang truk sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah digeledah, polisi menemukan 21 karung berisi getah pinus di bak truk nopol B 9337 JE tersebut.

"Sudah ada kesepakatan antara petani dan Perhutani bahwa hasil penyadapan getah pinus di hutan milik negara seluruhnya dibeli Perhutani,” ujar Hariyanto.

Tapi diduga tergiur harga tinggi, SL dan ST hendak menjual getah pinus ke tengkulak di wilayah Jeruk, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. 

(rs/kwl/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia