Jumat, 25 May 2018
radarsolo
icon featured
Sragen

Ditinggal Salat Tarawih, Perhiasan Emas Digondol Maling

Jumat, 18 May 2018 16:02 | editor : Fery Ardy Susanto

Suparman saat memberi informasi terkait kejadian rumahnya yang baru saja disantroni maling.

Suparman saat memberi informasi terkait kejadian rumahnya yang baru saja disantroni maling. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

SRAGEN - Hati-hati meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Jika tidak ingin bernasib seperti pasangan suami istri, Suparman, 50, dan Naginah, 58. Ditinggal salat Tarawih, rumah warga Dukuh Tanjungsari RT 07, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen ini disatroni maling, Rabu (16/5) malam.

Korban mengaku kehilangan sejumlah perhiasan emas senilai Rp 20 juta. Pencurian terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, saat ditinggal salat Tarawing di masjid yang jaraknya hanya 100 meter dari rumah korban. Diketahui, maling masuk ke dalam rumah melalui jendela sisi timur.

Barang yang diambil berupa gelang, kalung, hingga cincin seberat 42 gram. Disimpan dalam almari di kamar korban.

”Saya masih di masjid. Sampai rumah saya lihat istri saya sudah menangis kalau rumah baru saja kemalingan,” terang Suparman kepada Jawa Pos Radar Solo.

Gito, 40, kerabat korban mengaku sudah tiga tahun terakhir pencurian marak di kawasan tersebut.

"Pencurian pertama saat ibadah haji, kedua saat awal puasa, dan yang ketiga awal puasa,” ujar Gito.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Muryati mewakili Kapolres, AKBP Arif Budiman membenarkan kejadian tersebut atas laporan jajaran Polsek  Sumberlawang. "Barang yang diambil 20 gram kalung emas, 20 gram gelang emas, dan 5 gram cincin emas," jelas Muryati.

(rs/din/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia