Senin, 25 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Klaten

PMI Prioritaskan Bangun Posko Merapi

Sabtu, 26 May 2018 22:49 | editor : Fery Ardy Susanto

Ketua PMI Klaten, Purwanto Anggono Cipto

Ketua PMI Klaten, Purwanto Anggono Cipto (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN - Aktivitas Gunung Merapi yang terus meningkat tidak luput dari perhatian Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten. Rencananya, PMI ancang-ancang memabangun posko utama di tiga desa yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) III. Yakni Desa Balerante, Tegalmulyo, dan Sidorejo Kecamatan Kemalang.

”Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah terutama di Eks Karesidenan Surakarta segera mengaktifkan jaringan agar siap terjun bila kondisi darurat. Sebenarnya jaringan PMI se-Jawa Tengah sudah terjalin dan selalu melakukan koordinasi rutin. Tapi kali ini lebih kami intensifkan lagi,” jelas Ketua PMI Klaten, Purwanto Anggono Cipto kepada Jawa Pos Radar Solo saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Jumat (25/5).

Purwanto menambahkan, koordinasi dengan relawan se-Klaten sudah dilaksanakan Rabu-Kamis (23-24/5) dengan PMI se-Eks Karesidenan Surakarta. Jika sewaktu-waktu erupsi Merapi benar-benar terjadi, maka PMI Klaten akan mendapat dukungan. Mulai dari sumber daya manusia (SDM) hingga peralatan pendukung pendirian posko di tiga desa tersebut.

Saat ini sudah ada piket relawan selama kondisi Merapi meningkat. Relawan siaga dan siap diterjunkan ke lapangan ketika kondisinya darurat. Tentunya relawan yang bersiaga sudah terlatih dan terampil.

”Jumlahnya relawan sekitar 40 personel. Selalu siaga 24 jam. Sukarelawan lainnya juga sudah siap. Mereka dalam posisi on call jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” tandas Purwanto.

Sementara itu, Wakil Ketua PMI Jawa Tengah Bidang Penanggulangan Bencana, Sarwa Pramana berharap PMI di wilayah terdekat yang tidak terdampak Merapi bisa mendukung lokasi bencana.

”Yang lain juga harus sampai di wilayah Merapi. Jaringan sudah siap, tinggal jalan saja. Namun perlu dilakukan koordinasi dan pembagian tugas agar saat terjadi bencana, semua siap. Kami berharap, saat status Merapi turun, jangan sampai kecolongan,” urainya.

Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dalam kunjungannya ke Klaten mengatakan, pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti status waspada Merapi.

”Saya berharap semuanya berdoa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. Untuk warga (terdekat dengan Merapi), segera pindah ke posko-posko pengungsian sampai menunggu pemberitahuan selanjutnya,” bebernya. (ren/fer)

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia