Senin, 25 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Bintang Timnas U-19, Egy Maulana Vikri Merinding Lihat Animo Kota Solo

Rabu, 30 May 2018 18:53 | editor : Fery Ardy Susanto

Striker TImnas U-19, Egy Maulana Vikri (kanan) berlatih di Stadion Manahan.

Striker TImnas U-19, Egy Maulana Vikri (kanan) berlatih di Stadion Manahan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SIAPA tak kenal Egy Maulana Vikri. Bintang lini depan Timnas U-19 ini jadi idola baru penggila bola Tanah Air. Tapi siapa sangka, jebolan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan ini pernah punya memori manis di Stadion Manahan.

Aksi Egy yang mengenakan nomor punggung 10 jadi sorotan utama 23 ribu penonton yang memadati Stadion Manahan Solo, Senin malam (25/5). Tepatnya saat Timnas U-19 beruji coba dengan Persis Solo. Pemain berjuluk Tedangan Kelok Sembilan ini memang sedang menjadi buah bibir karena sukses menembus klub papan atas Liga Polandia, Lechia Gdansk.

Bicara Egy dan Stadion Manahan, ternyata ada benang merah yang sulit dihilangkan. Tepatnya di final Piala Soeratin edisi 2016 silam. Saat itu Persab Brebes Junior (Jr), klub yang dibela Egy berhasil menjadi juara usai mengalahkan Askot Balikpapan 4-1.

Egy menyumbangkan sebiji gol menit ke-80. Sementaar tiga gol Persab Jr lainnya dicetak Rizky Aprilia Wibisono (35'), Mario Nurcahyo (54'), dan Muhammad Ridwan (90'). Selain Egy, penggawa Timnas U-19 saat ini yang juga ikut membawa Persab Jr juara, yakni Witan Sulaiman, Kadek Raditya, kiper Gianluca Pagliuca Rossy, hingga Dedi Tri Maulana yang saat ini bergabung dengan Persis Solo di Liga 2.

”Saya selalu memiliki kenangan manis di stadion ini (Manahan). Itu karena saya bisa membawa Persab Jr  juara. Lalu saya jadi top scorer dan bahkan jadi pemain terbaik. Saya senang bisa kembali bermain di sini (Manahan),” ungkap Egy bangga.

Sayang di perjumpaan kedua dengan Stadion Manahan, Egy gagal bersinar. Timnas U-19 ditekuk Persis Solo tiga gol tanpa balas. Namun, Egy mengaku terkesan dengan atmosfer suporter di Kota Solo. Saking terkesannya, seluruh penggawa Timnas U-19 berdiri di tengah lapangan usai laga. Ikut menyanyikan anthem Satu Jiwa bersama suporter.

Di luar dugaan, ternyata Egy hapal syair lagu Satu Jiwa ciptaan The Working Class Symphony (TWCS).

”Saya sangat terpukau dengan suasana Stadion Manahan, khususnya fanatisme suporter di Solo. Benar-benar euforianya sangat memukau. Semua pemain pasti bangga bisa bergabung dengan Persis Solo,” ujar Egy.

(rs/NIK/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia