Selasa, 19 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Sragen

Lima Tahun Berturut-Turut, SD Ini Selalu Dibobol Maling

Jumat, 08 Jun 2018 20:30 | editor : Fery Ardy Susanto

Guru SDN Jati 3 Sumberlawang, Sragen menunjukkan lokasi masuknya pencuri melalui jendela.

Guru SDN Jati 3 Sumberlawang, Sragen menunjukkan lokasi masuknya pencuri melalui jendela. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

SRAGEN - Aksi pencurian kembali terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jati 3 Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Senin (4/6). Dua unit laptop merek HP dan 1 CPU komputer digasak maling. Peristiwa pencurian itu bukan kali pertama. Namun yang kelima kalinya dalam lima tahun terakhir. 

SD yang terletak di Jalan Tanjungsari-Pojok KM 01 Dusun Kuncen, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang ini memang jadi sasaran empuk pencuri. Diduga pencuri masuk dengan mencongkel jendela ruang perpustakaan. Lalu merusak besi teralis yang sudah terpasang.

Dwi Sukarni, salah seorang guru SDN Jati 3 menyayangkan peristiwa ini. Padahal rumah penjaga sekolah tidak jauh.

”Biasanya penjaganya juga berjaga. Tapi kebetulan saat salat Tarawih tidak jaga,” beber Dwi.

Suliyem, guru kelas 1 SDN Jati 3 mengaku sering kemalingan.

"Barang yang hilang mesin pompa air, peralatan dapur, dispenser, dan barang lainnya. Bahkan uang di koperasi sekolah juga pernah diambil,” keluhnya.

Kapolsek Sumberlawang, AKP I Ketut Putra membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya cukup menyayangkan pihak sekolah tidak kunjung melapor setelah mengetahui adanya tindak pencurian.

”Setelah ada informasi, anggota mengecek ke lapangan. Dari Penjaga SD memberikan informasi dan setelah dilakukan pengecekan di TKP memang benar terjadi pencurian. Tapi saat kepala sekolah diminta membuat laporan ke polsek malah tidak datang,” bebernya.

(rs/din/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia