Selasa, 19 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Dirikan Rest Area Hemat

Jumat, 08 Jun 2018 21:30 | editor : Fery Ardy Susanto

Wabup Boyolali M. Said Hidayat pimpin apel Operasi Ketupat Candi 2018 di Menara Jagung, Rabu (6/6).

Wabup Boyolali M. Said Hidayat pimpin apel Operasi Ketupat Candi 2018 di Menara Jagung, Rabu (6/6). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI  - Jajaran Polres Boyolali membuat terobosan menarik saat arus mudik dan balik Lebaran ini. Yakni membangun Rest Area Hemat. Didirikan di Jalan Pandanaran, tepatnya di depan Universitas Boyolali. Di sini, pemudik bisa menikmati makan secara cuma-cuma alias gratis.

”Di rest area ini pemudik bisa beristirahat sambil makan gratis,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (7/6).

Sehari sebelumnya, Rabu (6/6) digelar apel Operasi Ketupat Candi 2018 di kawasan Menara Jagung. Apel diikuti jajaran TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran, serta organisasi kemasyarakatan.

Total sebanyak 173.397 personel terlibat dalam Operasi Ketupat Candi. Melakukan pengamanan selama Lebaran. Operasi Ketupat Candi dilaksanakan 18 hari, mulai Kamis (7/6) hingga Minggu (24/6).

Sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat. Membacakan amanat Kapolri Jenderal Tito Karavian, Said mengatakan ada empat potensi kerawanan yang harus diwaspai bersama. Yakni stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik lebaran, potensi bencana alam dan gangguan kambtibmas, serta ancaman tindak terorisme.

”Harus terus meningkatkan kegiatan penegakan upaya hukum secara tegas. Melalui optimalisasi peran satgas antiteror di seluruh jajaran polda. Semoga pelaksanaan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,” beber Said.

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia