Senin, 18 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Calon Kepala Dinas Punya Alamat Ganda

Minggu, 10 Jun 2018 14:20 | editor : Fery Ardy Susanto

Anwar Hamdani, Ketua Pansel.

Anwar Hamdani, Ketua Pansel. (RADAR SOLO PHOTO)

SOLO - Panitia seleksi (Pansel) promosi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama pemkot mengalami kesulitan saat melaksanakan salah satu tahapan seleksi, yakni home visit. Beberapa calon kepala dinas dan staf ahli wali kota memiliki alamat ganda.

Ketua pansel, Anwar Hamdani mengatakan, timnya menemukan beberapa peserta seleksi yang alamatnya tidak sama dengan rumah yang ditempati sekarang, sehingga pansel harus mencari rumah tinggalnya.

“Misal, alamatnya tertulis di wilayah Laweyan, Surakarta. Ternyata rumah yang ditempati di wilayah Baki, Sukoharjo. Ini kan kami jadi kesulitan,” katanya, Jumat (8/6).

Meski begitu pansel tetap bekerja secara profesional. Mereka mendatangi rumah pejabat yang ditinggali dan melakukan home visit. Saat ini pansel telah memasuki tahap akhir seleksi. Dari 24 peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi, akan dikerucutkan menjadi tiga orang untuk setiap posisi. Rapat pleno untuk menentukan tiga besar akan dilaksanakan minggu depan.

“Pada wawancara akhir setiap peserta dicecar pertanyaan satu per satu. Pertanyaan berkisar integritas, loyalitas, komitmen, disiplin, inovasi , kreativitas, problem solving, dan pelayanan kalau peserta nantinya diberi amanah oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK / Walikota),” terang Anwar. 

Untuk menentukan tiga nama yang diusulkan kepada wali kota, pansel akan mempertimbangkan beberapa aspek, yaitu hasil uji gagasan, uji kompetensi, home visit, uji kesehatan, kompetensi peserta, rekam jejak, wawancara akhir, juga hasil wawancara dengan staf.

“Mencari tiga nama nanti pansel akan mengalami kesulitan, karena masing-masing peserta memiliki kelebihan dan kekurangan. Selain itu nilai yang diperoleh masing-masing peserta selisihnya sedikit,” ucapnya. 

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo Rakhmat Sutomo mengatakan, seleksi promosi jabatan pimpinan tinggi pratama dapat dilaksanakan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan, setelah pansel menyerahkan hasil kepada walikota, segera dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta untuk memperoleh rekomendasi, dan diharapkan pada bulan Juli 2018 jabatan yang kosong sudah terisi.

“Saat ini yang diseleksi adalah kepala dinas komunikasi, informatika, statistik dan persandian, kepala dinas perumahan, kawasan permukiman dan pertanahan, staf ahli wali kota bidang keuangan dan pembangunan, staf ahli wali kota bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia, staf ahli wali kota bidang pemerintahan, hukum dan politik,” katanya.

(rs/irw/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia