Selasa, 19 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Waspadai Terminal Bayangan

Senin, 11 Jun 2018 15:15 | editor : Fery Ardy Susanto

Bus terparkir di Terminal Sukoharjo.

Bus terparkir di Terminal Sukoharjo. (RYANTONO P.S./RADAR SOLO )

SUKOHARJO - Semua bus mudik Lebaran wajib masuk ke dalam terminal untuk menaikan dan menurunkan penumpang. Mereka dilarang melakukan pelanggaran dengan berhenti di terminal bayangan di pinggir jalan karena menjadi penyebab kemecetan.

Kepala Dinas Perhubungan Sukoharjo Djoko Indrianto mengatakan, keberadaan terminal bayangan juga menjadi perhatiannya. Banyak bus yang sering berhenti di terminal bayangan ini untuk menaikan dan menurunkan penumpang. Hal tersebut tidak diperbolehkan. Sebab, telah disediakan terminal resmi di Sukoharjo.

Selama ini pelanggaran muncul karena bus berhenti ngetem di pinggir jalan menyesuaikan keberadaan agen bus. Dilokasi tersebut banyak penumpang menunggu. Akibatnya terjadi kemacetan kendaraan mengingat banyak bus berhenti. Terkait penemuan terminal bayangan disejumlah tempat nantinya Dishub Sukoharjo akan melakukan penindakan.

”Tidak hanya bus namun juga penumpang juga harus masuk ke dalam terminal. Jangan ngetem di pinggir jalan yang menyebabkan kemacetan lalu lintas,” ujar Djoko Indrianto.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, akan memberikan himbauan kepada pengemudi bus, agen bus termasuk penumpang agar tidak memanfaatkan terminal bayangan. Sebab, keberadaanya sangat mengganggu pengguna jalan lain.

”Himbauannya tidak ada gangguan arus lalu lintas karena adanya terminal bayangan atau bus yang ngetem di pinggir jalan. Bus harus berhenti di dalam terminal atau halte,” ujarnya.

(rs/yan/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia