Rabu, 20 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Beri Kenyamanan Pemudik lewat Posko Mudik BPJS Kesehatan

Senin, 11 Jun 2018 15:50 | editor : Fery Ardy Susanto

Posko Mudik BPJS Kesehatan Terminal Tirtonadi Solo, Sabtu (9/6).

Posko Mudik BPJS Kesehatan Terminal Tirtonadi Solo, Sabtu (9/6). (SERAFICA GISCHA P/RADAR SOLO)

SOLO - Mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri jadi tradisi yang sering dilakukan masyarakat Indonesia. Guna menambah kenyamanan dan keamanan para pemudik, BPJS Kesehatan menghadirkan Posko Mudik 2018. Guna menunjang pemudik yang merasa kurang sehat atau membutuhkan tempat untuk pemulihan energi. Kegiatan Posko Mudik ini digelar serentak di 8 titik. Salah satunya di Terminal Tirtonadi Surakarta mulai 9 hingga 14 Juni 2018.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari mengatakan, kedelapan titik tersebut selain Terminal Tirtonadi Surakarta, ada di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Stasiun Tugu Jogjakarta, Rest Area Cikampek, Pelabuhan Merak Banten, Pelabuhan Gilimanuk Bali, dan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar. Dalam kegiatan tersebut terdapat doktor, paramedis, ambulance, dan petugas BPJS Kesehatan yang siap memberikan pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan konsultasi kesehatan. Termasuk fasilitas relaksasi atau hanya sekedar istirahat. Bahkan dalam Posko Mudik BPJS Kesehaatan pemudik bisa melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana, obat-obatan, serta tindakan sederhana yang bersifat emergency.

“Posko Mudik BPJS Kesehatan kembali hadir sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Terutama mereka yang melakukan perjalanan mudik. Baik menggunakan tranportasi umum maupun pribadi. Selain itu juga melihat antusiasme pemudik terhadap kehadiran posko mudik kami pada tahun-tahun sebelumnya,” jelas Andayani usai meresmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan Terminal Tirtonadi Solo, Sabtu (9/6).

Di sisi lain, BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di titik padat mudik. Seluruh pelayanan dan fasilitas di Posko Mudik BPJS Kesehatan bisa diperoleh secara gratis dan beroperasi selama 24 jam. Terkait prosedur pelayanan khusus bagi peserta mudik, diharapkan pemudik selalu membawa Kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) selama berada di luar kota. Hal ini dikarenakan BPJS Kesehatan terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi peserta JKN-KIS.

Selama H-8 hingga H+8 atau sejak 7 hingga 23 Juni 2018 peserta JKN-KIS tetap berhak atas jaminan pelayanan kesehatan selama libur Idul Fitri. Dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sehingga pemudik tetap memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP di lokasi mudik, meski tak terdaftar di situ.

“Pada kegawatdaruratan seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Pemudik tetap bisa menggunakan kartu JKN-KIS meskipun tak terdaftar di lokasi mudiknya. Namun, kami harapkan semua pemudik tetap sehat dan menjaga kondisinya selama mudik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno mengungkapkan, posko mudik yang dimiliki BPJS Kesehatan merupakan posko yang nyaman dan memberikan fasilitas kesehatan serta pemulihan energi yang maksimal. Pihaknya mengimbau pihak BPJS Kesehatan dapat memberikan petunjuk arah yang jelas agar pemudik atau orang yang melalui Terminal Tirtonadi Surakarta bisa dengan jelas mengetahui letak Posko Mudik tersebut.

“Kalau info petunjuk arahnya jelas, tentu mereka akan lebih mudah menemukan dan pasti akan memanfaatkan. Perjalanan mudik itu pasti lelah, sehingga pemudik pasti akan memanfaatkan Posko Mudik sekedar untuk istirahat atau mencari informasi. Para personil juga harus ada di Posko agar tak ada kekosongan. Dengan adanya posko ini akan melengkapi fasilitas terminal selama Lebaran,” pungkasnya. (gis/edy)

(rs/gis/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia