Selasa, 19 Jun 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Bahaya, Sehari Muncul 900 Hoax

Selasa, 12 Jun 2018 18:15 | editor : Fery Ardy Susanto

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

SOLO - Masifnya penyebaran berita hoax di media sosial bukan sekadar wacana. Dalam sehari, tim Cyber Satreskrim Polresta Surakarta menemukan sedikitnya 900 berita hoax per hari berseliweran di dunia maya.

“Tim cyber kita berjumlah 30 orang yang terus mengawasi website berkonten hoax setiap hari. Masing-masing anggota tim menemukan sedikitnya 30 berita berkonten hoax. Artinya, dalam sehari ada 900 berita hoax,” beber Kapolresta Surakarta Kombespol Ribut Hari Wibowo, Senin (11/6).

Berita bohong tersebut mengandung beragam konten, mulai dari isu suku agama ras dan antargolongan (sara), fitnah dan sebagainya.

“Ini yang kita takutkan ketika kabar menyesatkan dibaca masyarakat kemudian disebarluaskan. Tentu saja bisa mengganggu Kamtibmas,” tegasnya.

Karena itu, kapolresta mengajak semua lini masyarakat ikut mengawasi berita hoax dan melaporkan ke polisi. Ini guna mencegah publik ikut terhasut berita bohong tersebut.

Ketua Tim Cyber Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai menambahkan, mendekati pemilihan gubernur (pilgub) Jateng 27 Juni pihaknya intens mengawasi berita hoax di media sosial.

“Yang aktif melakukan share berita (hoax) akan langsung kita laporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Namun, jika konten berita tersebut bersifat lokal, dan bisa kita handle, langsung kita take down (blokir,Red),” ujarnya.

Adakah penyebar hoax yang diamankan? Pria yang menjabat sebagai waka polresta tersebut mengatakan belum ada.

“Tapi, bukan berarti kita diam. Akan terus kita cari dan deteksi, terutama siapa yang pertama kali meyebarkan berita-berita tersebut,” tandas dia.

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia