Jumat, 22 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal

Bandar Narkoba Surabaya Penyelundup Ganja Dipaket Boneka Diancam Mati

Selasa, 12 Sep 2017 18:22 | editor : Abdul Rozack

BAWA SURAT DAKWAAN: Fauzi menuju ruang tahanan selepas menjalani sidang pertama.

BAWA SURAT DAKWAAN: Fauzi menuju ruang tahanan selepas menjalani sidang pertama. (MOCH KHAESAR J.U/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - bandar narkoba surabaya penyelundup ganja, Fauzi, 38 terancam hukuman mati. Ancaman ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damayanti dalam sidang pembacaan dakwaan, di Ruang Tirta 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dimana bandar narkoba surabaya Fauzi jadi pesakitan karena kedapatan menyelundupkan 1,5 Kg ganja yang dimasukkan kedalam boneka.

Usai pembacaan sidang terdakwa berusaha tegar meski tidak bisa menutupi kekecewaannya. Usai sidang, kuasa hukum terdakwa, Rudy Wadhesmara menjelaskan akan membuktikan dalam persidangan. "Dimana kami akan berupaya dan membukti jika terdakwa ini tidak bersalah," terangnya.

Kasus ini terjadi Rabu (31/5) sekitar pukul 16.40 dimana BNNP Jatim mendapatkan informasi adanya paket yang mencurigakan dimana diduga berisikan ganja. Saat itu juga petugas BNNP Jatim terus membututi kiriman paket itu hingga ke pemiliknya.

Setelah diterima langsung oleh bandar narkoba surabaya, Fauzi sendiri, langsung saat itu juga petugas BNNP Jatim ini langsung menangkap pelaku. Saat dibuka, petugas BNNP Jatim sempat terkecoh melihat isi paketan itu hanya ada dua boneka.

Namun petugas BNNP Jatim tak mau terkecoh begitu saja, dan membongkar boneka tersebut. Dari dalam boneka itu, petugas BNNP Jatim mendapatkan dua plastik ganja dengan berat 1,5 kg ganja.

Saat itu juga pelaku langsung dibekuk ke kantor BNNP Jatim untuk diperiksa. Dari sana petugas BNNP Jatim mendapatkan barang bukti 1,5 kg ganja, 2 boneka, 1 unit timbangan, dan toples kaca.

(sb/sar/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia