Sabtu, 23 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik

Soekarwo Jadi Ikon Kampanye Khofifah-Emil

Sabtu, 16 Dec 2017 19:39 | editor : Abdul Rozack

Ilustrasi Soekarwo di pilgub jatim 2018

Ilustrasi Soekarwo di pilgub jatim 2018 (Dokumen Radar Surabaya)

SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jatim mulai ancang-ancang untuk mempromosikan calon gubernur Jatim Khofifah Indra Parawansah berpasangan dengan Emil Dardak. Salah satunya dengan modal democrat berupa keunggulan dari kepemimpinan Soekarwo sebagai Gubernur Jatim dua periode. 

Sekretaris DPD Demokrat Jatim Renville Antonio mengatakan, kini pihaknya fokus terhadap pemenangan Khofifah dan Emil terus dilakukan oleh DPD Partai Demokrat. Mulai infrastruktur partai maupun ikon "Pakde" yang menjadi panggilan akrab Soekarwo juga akan dilakukan. 

“Keberhasilan Pakde Karwo dalam memimpin Jatim tentu akan kami sodorkan ke masyarakat sebagai salah satu bahan kampanye,” ujarnya. 

Menurutnya, berdasarkan rilis lembaga survei Surabaya Survei Centre (SSC) yang dilakukan Desember 2017, 60,5 persen responden memang mengaku puas dengan kinerja Gubernur. Hal itu sebagai hal positif yang dimiliki oleh Demokrat untuk meneruskan kepemimpinan melalui calon dari partai berlambang mercy tersebut. 

“Kami yakin dan akan melakukan pendekatan dengan masyarakat melalui cara Partai Demokrat,” terangnya. 

Dirinya berharap, tidak ada partai pengusung cagub lain yang menggunakan logo maupun keberhasilan Pakdhe Karwo dalam berkampanye. Hal itu dikarenakan Pakde Karwo yang merupakan ketua DPD Partai Demokrat Jatim mengusung Khofifah dan Emil. “Kami tidak ingin ada yang memanfaatkan,” ucapnya. 

Sementara itu, Emil Dardak saat ditemui di gedung Grahadi dalam sebuah acara Pemprov Jatim mengaku, optimis dengan kekuatan suara dari Partai Demokrat dan Golkar sebagai partai pengusung. Menurutnya, elektabilitas Khofifah dan dirinya terus bertambah. 

“Kami semakin yakin dan ingin terus ke bawah untuk menampung aspirasi masyarakat,” ujarnya. 

Suami artis Arumi Bachsin ini menegaskan, tetap fokus meski elektabilitas dirinya terus meningkat. Hal tersebut harus dilakukan dengan kerja keras jika ingin berhasil dalam pilgub nanti. 

“Jangan jumawa karena perjuangan masih panjang menuju 2018 nanti,” pungkasnya. (vga/rud) 

(sb/vga/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia