Sabtu, 23 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

Arek Unair Surabaya Juarai Desain Logo ASEAN+3 UNet

Jumat, 12 Jan 2018 17:05 | editor : Abdul Rozack

PRESTASI: Adi Wisnu Nugroho, mahasiswa FEB Unair Surabaya peraih juara lomba desain logo yang diadakan oleh ASEAN+3 University Network (ASEAN+3 UNet).

PRESTASI: Adi Wisnu Nugroho, mahasiswa FEB Unair Surabaya peraih juara lomba desain logo yang diadakan oleh ASEAN+3 University Network (ASEAN+3 UNet). (ISTIMEWA)

SURABAYA –Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya  patut berbangga atas prestasi salah satu mahasiswanya, Adi Wisnu Nugroho.

ini mampu meraih prestasi dengan level internasional tersebut. Wisnu menjadi juara dalam lomba desain logo yang diadakan oleh ASEAN+3 University Network (ASEAN+3 UNet). “Tahu kalau menang lomba itu hari Rabu (10/1). Sempat kaget sih karena lombanya memang sudah lama. Malahan lupa kalau pernah lomba itu,” kata Adi, Kamis (11/1).

Apalagi, lanjut dia, jarak pengumpulan dan pengumuman menang cukup jauh, dari Juni 2017 hingga Januari 2018. “Ngiranya ya nggak menang juga tapi ternyata waktu dapat pengumuman kalau menang wah rasanya senang sekali,” tuturnya.

Awalnya mahasiswa angkatan 2014 ini memang iseng mengikuti lomba bertajuk The ASEAN+3 UNet Logo Design Competition itu. Wisnu hanya berbekal informasi lomba dari official akun Line Unair. Merasa tertarik dengan lombanya, dengan dibantu beberapa teman untuk memberi masukan, akhirnya dia mengirim sepuluh logo untuk diikutsertakan dalam lomba tersebut. Dari sepuluh desain logo itu, memang ada satu yang menurutnya paling dijagokan. “Pertamanya memang hanya mau ngirim satu logo. Tapi ternyata dari panitia bilang terserah mau ngirim berapa. Dan karena saya semangat ya, akhirnya saya kirim sepuluh untuk memperbesar peluang menang,” ceritanya.

Menurut dia, inspirasi dari sepuluh logo buatannya juga tidak rumit.  Dia hanya menggabungkan warna bendera tiga negara yang tergabung dalam ASEAN+3 Unet, yakni Cina (kuning), Jepang (merah), dan Korea (biru) serta banyak melakukan riset tentang logo-logo yang banyak dipakai institusi pendidikan. Atas prestasinya itu, Wisnu yang memang memiliki skill dalam bidang desain itu berhak mendapatkan menghargaan berupa uang tunai senilai 800 US Dollar dan sertifikat pengakuan dari  ASEAN+3 Unet. (rul/hen)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia