Sabtu, 23 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bapak Pembunuh Anak Kandung Dirawat di RSJ Menur

Sabtu, 13 Jan 2018 20:28 | editor : Abdul Rozack

POSITIF GANGGUAN JIWA: Panji Adi Saputro saat menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara.

POSITIF GANGGUAN JIWA: Panji Adi Saputro saat menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara. (ISTIMEWA)

SURABAYA-Panji Adi Saputro tersangka penganiaya anak kandungnya hingga tewas, Gio Rasyid Mawardi, menjalani perawatan dan observasi psikiater di RS Bhayangkara. Pria 33 tahun itu menjalani observasi setelah menjalani sejumlah pemeriksaan dan dinyatakan mengalami gangguan jiwa atau yang biasa disebut sakit psikotik akut oleh dokter RS. Bhayangkara.“Yang bersangkutan dirujuk ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Menur, Surabaya dan akan menjalani observasi di sana,” ujar Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno.

Saat ini, lanjut Prayitno, unsur tiga pilar Tambaksari bersama Kanit Reskrim Tambaksari dan penyidik menyerahkan secara resmi kepada istrinya, Sri Mulyani Kumolowati di Mapolsek Tambaksari. “Selanjutnya bersama-sama ke RSJ Menur guna perawatan lebih lanjut,” tandas Prayitno.

Seperti diketahui, Panji Adi Saputro yang tinggal 

di Jalan Ploso Timur Gang 6 A Nomor 32, Tambaksari, Surabaya ini menganiaya bayinya yang masih berumur 16 bulan, Selasa (8/1) pukul 15.00.

Korban ditemukan tewas dengan kepala bersimbah darah oleh bibi korban, Sarah. Begitu Sarah berteriak minta tolong, malah tersangka mengejar Sarah. Untungnya warga memberikan pertolongan dengan menghajar tersangka yang pernah menderita gangguan jiwa. Korban tak hanya sekali ini dianiaya sebelumnya korban pernah disundut rokok oleh sang ayah.

Mengetahui keponakannya bersimbah darah, Anik langsung membopongnya dan naik motor ke RS Unair. Namun, nyawa korban tak tertolong. “saya lihat saat itu kondisi Gio sudah meninggal saat dibawa ke rumah sakit," ujar Muji, tetangganya.(rus/no)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia