Senin, 25 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pilih Batalkan Salat Karena Tahu HPnya Dicuri, Teriak dan Kejar Pelaku

Sabtu, 10 Feb 2018 21:00 | editor : Abdul Rozack

TERTANGKAP: Misnadi bersama barang bukti handphone curian diamankan di Polsek Lakarsantri.

TERTANGKAP: Misnadi bersama barang bukti handphone curian diamankan di Polsek Lakarsantri. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Misnadi, 35, warga Muncar Banyuwangi ini pandai memanfaatkan kesempatan. Mengetahui pemilik handphone (HP) salat, dia langsung mencurinya, Rabu (7/2) pukul 18.00. Apesnya, sang pemilik Ita, 35, warga Jalan Candi Lempung Sambikerep Surabaya ini memilih membatalkan salat dan meneriaki maling.

M Mahrus-Wartawan Radar Surabaya

Akhirnya, tersangka yang kabur berhasil ditangkap massa dan dihajar. Kini dia mendekam di tahanan Mapolsek Lakarsatri.

Pencurian itu dilakukan tersangka di salon Queen Jalan Dukuh Kuwukan RT 05 RW 06 Lontar Sambikerep. Sebelum kejadian, korban menaruh HP di atas etalase ruang depan salon. Selepas azan Magrib, korban menunaikan salat di ruang belakang etalase.

Tak berselang lama, ketika korban sudah takbir, pelaku datang mengendap-endap. Kemudian masuk ruang salon dan mengambil HP milik korban. 

"Korban tahu kalau ada pencuri karena terlihat ada bayangan pelaku yang terkena sinar lampu," kata Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Ipda Hadi Ismanto, Jumat (9/2). 

Sukses mengambil HP pelaku lantas keluar, tahu HP miliknya diambil, korban membatalkan salat dan mengejar pelaku sambil meneriaki maling. 

"Pelaku sempat dimassa warga yang geram hingga babak belur dan sobek di pipi kiri. Kemudian diserahkan ke mapolsek," ujar Hadi kepada Radar Surabaya. 

Saat diperiksa, tersangka Hadi mengaku nekat mencuri karena butuh uang untuk bekal makan selama di Surabaya. Hadi mengaku baru satu kali melakukan pencurian.

Dari penangkapan tersebut polisi menyita barang bukti berupa satu buah HP warna hitam. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka ditahan di Mapolsek Lakarsantri.

"Tersangka dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun kurungan penjara," tutupnya.(*/no)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia