Senin, 25 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Emoh Temui Khofifah, PCNU Sayangkan Sikap PWNU

Senin, 12 Feb 2018 17:36 | editor : Wijayanto

KH Asep Saifuddin Chalim

KH Asep Saifuddin Chalim (dok)

SURABAYA - Ketua Mustasyar PCNU Kota Surabaya KH Asep Syaifudin Chalim menyayangkan penolakan Ketua PWNU Jatim KH Mutawakil Alallah ditemui bakal calon gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah ini memandang hal itu justru menimbulkan persepsi NU tidak netral.
“Padahal awal dulu Kiai Mutawakil menyampaikan untuk pasangan calon yang maju pilgub Jatim agar bisa membangun silaturahim ke PWNU Jatim. Dan mestinya itu menjadi sangat baik jika ada inisiatif sendiri. Lantas ibu Khofifah berinisiatif untuk memohon restu pada PWNU Jatim terkait pencalonannya,” ujar Kiai Asep, Minggu (11/2).
Melihat keinginan tersebut, lanjutnya, melalui ketua tim pemenangan Khofifah-Emil, M. Roziqi menyerahkan surat untuk bersilaturahim. Namun ternyata niat tersebut disambut oleh Kiai Mutawakil dengan hanya ingin bertemu dengan tim pemenangan bukan dengan Khofifah yang merupakan Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut. “Respon Kiai Mutawakil itu menunjukan kalau secara kronologis berifikir dan logika beliau sudah ada keberpihakan. Padahal sebelumnya beliau yang meminta,” jelasnya.
Hal itu justru adanya dugaan keberpihakan dari pengasuh pondok pesantren Hasan Genggong Probolinggo tersebut di Pilgub Jatim. Dia pun berharap Kiai Mutawakil sebagai ketua PWNU Jatim meningkatkan kesadarannya dan mengupayakan mengembalikan kelogisan dalam berfikir. Supaya apa yang disampaikan awal sama dengan pernyataan yang disampaikan selanjutnya. Bukan justru malah pernyataan yang disampaikan awal bertolak belakang dengan pernyataan selanjutnya.
“Sikap Kiai Mutawakkil itu semakin menunjukan posisi beliau dalam berpihak. Dan itu tidak akan menimbulkan simpati masyarakat, dikarenakan masyarakat saat ini semakin cerdas. Bisa membedakan mana yang patut untuk diikuti dan mana yang tidak,” papar Kyai yang juga koordinator relawan kyai-santri pendukung Khofifah-Emil ini.
Kyai Asep juga menyakini kyai yang mendukung Khofifah-Emil lebih besar dibanding pendukung pasangan calon lain. Walaupun dukungan itu tidak disampaikan secara terang-terangan. dikarenakan ingin tetap menjaga kondusivitas masyarakat di Jatim.
Sebelumnya, tim pemenangan Khofifah-Emil menyerahkan surat permintaan silaturahmi ke PWNU pada Senin (11/2) lalu. Dalam pertemuan tersebut, M. Roziqi ditemui langsung oleh Wakil sekretaris PWNU Jatim, Hasan Ubaidillah dan Sekretaris LTM NU Ahmad Arizal. Tim pemenangan menyerahkan format pertemuan kepada PWNU, tetapi PWNU  meminta tim pemenangan yang melakukan silaturahim tanpa bakal calon gubernur, Khofifah. (bae/nug)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia