Sabtu, 23 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Bangun Rumah Pompa di Sungai Kedungan

Rabu, 14 Feb 2018 03:40 | editor : Lambertus Hurek

Sungai Kedungan dikeruk untuk mengatasi banjir di Porong.

Sungai Kedungan dikeruk untuk mengatasi banjir di Porong. (Satria Nugraha/Radar Sidoarjo)

Banjir yang menggenangi Desa Pesawahan dan Candipari, Kecamatan Porong sejak Sabtu (10/2) malam, Selasa (13/2) mulai surut. Tidak ingin ada wilayah yang tergenangi banjir lagi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo telah melakukan pengerukan untuk menormalisasi Sungai Kedungan, tepatnya di Desa Wunut.

Kepala Dinas PUPR Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, Sungai Kedungan sudah waktunya dinormalisasi. Pihaknya sebenarnya sudah merencanakan proyek normalisasi senilai Rp 2,5 miliar. Namun saat ini masih dalam tahap perencanaan menjelang proses lelang.

Namun karena kondisi sungai ini sudah mendesak untuk dibersihkan. Sedimen sudah tinggi, begitu juga dengan sampahnya. Di beberapa titik badan sungai juga mengecil sehingga pihaknya melaksanakan normalisasi secara swakelola. "Gerak cepat untuk menangani banjir di Desa Pesawahan, Candipari, dan sekitarnya," katanya.

Selain di Kecamatan Porong, beberapa desa di Kecamatan Tanggulangin juga sering tergenang air ketika hujan. Seperti di Desa Kalitengah dan Gempolsari pada dua hari lalu. Meski saat ini sudah surut, Dinas PUPR menyiagakan pompa portable berkekuatan 200 liter per detik untuk menyedot air.

Dinas PUPR mengevaluasi karena banjir di dua wilayah tersebut selalu terjadi setiap tahun, pihaknya berencana akan membangun rumah pompa. Lokasi yang dipilih adalah di Sungai Kedungan, tepatnya di Desa Gempolsari. 

Proyek ini sebenarnya sudah direncanakan pada tahun lalu, namun gagal lelang dan ketika dilelang lagi waktunya sudah mepet. Tahun ini proyeknya kembali dimasukkan dalam lelang dan sedang menunggu proses pengadaan. 

Rumah pompa yang akan dibangun itu kekuatan pompanya masih dikaji. Sebab akan disesuaikan dengan debit air sungai. "Kemungkinan sekitar 400 hingga 600 liter per detik," ujar Sigit. Dengan adanya rumah pompa ini diharapkan dapat mempercepat surutnya genangan yang ada di pemukiman sekitarnya, mulai dari Desa Kalitengah hingga Pesawahan dan sekitarnya. (nis/jee) 

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia