Kamis, 21 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Pemadaman Total Bukan Unsur Kesengajaan

Rabu, 14 Feb 2018 09:45 | editor : Aries Wahyudianto

Sekelompok mahasiswa yang melakukan aksi unjukras menolak pemadaman total.

Protes : Sekelompok mahasiswa yang melakukan aksi unjukras menolak pemadaman total. (Dok/Radar Gresik)

Sangkapura – Pemadaman listrik secara total akan meresahkan warga. Bahkan kebijnakan ini menyulut Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bawean menggelar unjuk rasa di kantor PT PLN Bawean. Mereka menolak pemadaman listrik di Bawean.

Aksi ini pun mendapat respon jajaran manajemen PLN. Manager Rayon PT PLN Bawean Achmad Hidayat mengatakan pemadaman listrik  akibat stok persediaan gas untuk PLTMG, habis. Ini diakibatkan kapal pengangkut gas yang sudah siap berlayar tidak mendapatkan izin dari Syahbandar Gresik sehubungan kondisi gelombang tinggi di perairan laut Jawa. "Tapi setelah gelombang turun, langsung diperbolehkan berangkat menuju Bawean,"katanya.

Menurut Hidayat, sekarang sudah normal kembali. Namun demikian kemampuan persediaan gas yang ada sekarang ini masih mampu untuk sepuluh hari kedepan.

Lebih lanjut pimpinan baru di PT PLN Bawean menyatakan pihaknya ingin melayani yang terbaik kepada seluruh pelanggan listrik di seluruh Pulau Bawean. "Tidak ada unsur kesengajaan, itu memang faktor alam penyebabnya,"pungkasnya.

Listrik di Pulau Bawean bersumber pembangkit listrik tenaga mesin gas berbahan bakar CNG (PLTMG - CNG) Bawean berkapasitas 3x1 MW (15/8). Kehadiran pembangkit listrik yang first synchron pada 12 Juli 2014 itu menjadi solusi penghematan BBM di pulau kecil yang dekat dengan sumber gas.

PLTMG Bawean ini cukup unik. CNG yang diperlukan untuk mengoperasikan pembangkit dikirim dari Gresik tiap empat hari sekali. CNG itu diproduksi dengan memampatkan pasokan gas yang tak terserap oleh PLTGU Gresik saat di luar beban puncak. Pembangkit dengan model operasi seperti itu baru ada dua di Indonesia, di Bawean dan Batam. Namun tantangan di Bawean lebih besar, karena jaraknya lebih jauh dan melewati lautan lepas.(bst/rtn)

 

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia