Minggu, 24 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Usulkan Kecamatan Bisa Menarik Pajak

Kamis, 15 Feb 2018 03:40 | editor : Lambertus Hurek

Anggota dewan membahas penarikan PBB.

Anggota dewan membahas penarikan PBB. (mus purmadani/radar sidoarjo)

Untuk mengetahui pemutakhiran data potensi Pajak Bumi dan Bangunan yang dilakukan Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo, Komisi B DPRD Sidoarjo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Kecamatan Waru dan Taman, Rabu (14/2). Sidak tersebut dipimpin Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto.

Ia mengatakan sidak dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana progress yang dilakukan Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo yang sedang menjalankan program pengembangan dan pendataan pajak daerah khususnya PBB.

Bambang mengatakan  Badan Pelayanan Pajak Daerah memilih dua kecamatan ini karena memiliki jumlah perusahaan dan jumlah warga sama banyaknya. 

“Dari hasil sidak, program ini baru berjalan di Kecamatan Taman. Di Waru baru bisa dilaksanakan bulan Juni mendatang,” ujar Bambang Pujianto.

Sementara itu anggota Komisi B yang lain M Agil Efendi berharap agar Badan Pelayanan Pajak Kabupaten Sidoarjo jangan hanya mengambil dua sampling kecamatan. “Seharusnya seluruh kecamatan. Agar potensi pendapatan PBB itu diketahui dimana yang terkendala,” katanya.

Agil mengatakan Komisi B mengusulkan ada kewenangan bagi kecamatan untuk menarik pajak. Di antaranya pajak reklame, SIUP TDP kecil, serta retribusi hak kekayaan daerah. “Karena banyak sekali di desa-desa yang mendirikan warung, praktik dokter, bidan dan lainnya yang menggunakan  papan nama namun tidak membayar pajak. “Ini banyak yang terlewatkan, padahal itu sudah diatur undang-undang,” tegasnya.

Ia pun berharap agar potensi pajak ini dikelola dengan baik. “Kalau dikelola dengan baik saya yakin PAD (Pendapatan Asli Daerah, Red) bisa meningkat,” tegasnya. (mus/jee) 

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia