Selasa, 19 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Persebaya Optimistis Lolos dari Grup B Piala Gubernur Kaltim

Kamis, 15 Feb 2018 20:43 | editor : Abdul Rozack

LATIHAN PERSEBAYA: Tantangan kepada kiper dengan bola yang di shot ke berbagai arah gawang.

LATIHAN PERSEBAYA: Tantangan kepada kiper dengan bola yang di shot ke berbagai arah gawang. (OFFICIAL PERSEBAYA)

Jogjakarta - Turnamen Piala Gubernur Kaltim Persebaya tergabung dalam grup B bersama Persiba Balikpapan, Madura United dan Sriwijaya FC. Meski satu grup bersama dua tim kuat, Madura United dan Sriwijaya FC, para pemain Persebaya tidak gentar saat mengetahui hasil drawing tersebut

Kapten kesebelasan Rendi Irwan menyatakan, praktis tidak ada tim lemah di grup tersebut. “Semua tim di Grup B sama kuat. Bahkan Persiba yang bermain di Liga 2 musim depan juga tim kuat karena sebagai tuan rumah, mereka juga akan tampil habis habisan," kata Rendi dikutip dari website Persebaya. Namun bukan berarti skuad Persebaya takut, sebaliknya pemilik nomor punggung 12 ini malah optimistis Green Force bisa lolos ke babak selanjutnya.

Sama seperti Rendi, Misbakus Solikin juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya masing-masing tim memiliki keunggulan masing-masing. “Kami harus mewaspadai semuanya. Karena materi pemain lawan juga di atas rata rata," timpal pemain yang akrab disapa Mis itu.

Senada dengan dua seniornya, Irfan Jaya mengaku respect terhadap semua tim yang tergabung di grup B turnamen dengan hadiah utama Rp 1 miliar itu. “Mereka semua tim besar dan itu bagus untuk persiapan Kami menghadapi kerasnya Liga 1”

Piala Gubernur Kaltim  akan dimulai tanggal 23 Februari 2018. Dengan 8 peserta yang dibagi dalam 2 grup. Nantinya masing masing grup akan mengirim 2 tim terbaik ke babak semifinal. Persebaya yang tergabung dalam grup B akan bermain di Stadion Batakan, Balikpapan. 

Sementara itu, pelatih Persbaya Angel Alfredo Vera terus memaksimalkan program pemusatan latihan di Jogjakarta. Seluruh kekuatan setiap lini  Green Force  langsung digenjot habis oleh pelatih asal Argentina itu. Semua celah yang menjadi kelemahan Persebaya, mulai diminimalisasi. 

Ini terlihat dari program latihan yang dijalani oleh Rendi Irwan dan kawan kawan dalam hari kedua di Jogja, Rabu (14/2) pagi. Di mana, Alvredo tidak hanya fokus membenahi finishing touch lini depan semata, melainkan juga menguatkan sisi pertahanan tim agar tidak mudah dibobol lawan, khususnya penjaga gawang. 

Berbagai macam menu latihan diberikan untuk menambah kelincahan, kecepatan dan reaksi penjaga gawang. Salah satunya dengan memberikan tantangan kepada kiper dengan bola yang di shot ke berbagai arah gawang. Semua kiper wajib menghalau bola yang ditendangkan dalam kecepatan berubah ubah itu.

Istimewanya, bola yang digunakan memiliki ukuran yang tidak seragam. "Mereka saya latih dengan berbagai jenis bola, mulai dari ukuran normal, kecil hingga bola yang dipakai dalam olahraga American football," kata pelatih kiper Persebaya, M Hadi setelah latihan. "Program seperti ini cukup efektif untuk meningkatkan insting dan kelihaian penjaga gawang," tegasnya.

Mantan penjaga gawang Petrokimia Putra ini  menyatakan dirinya sengaja menggembleng keras anak asuhnya mengingat akhir-akhir ini posisi penjaga gawang menjadi sorotan. 

"Kiper adalah posisi yang sangat strategis dalam tim. Meski hanya satu, penampilan mereka bisa mempengaruhi mental dan performa seluruh pemain dalam lapangan," ujar Hadi. 

Mantan pelatih kiper Madura United ini menambahkan, berlatih dengan berbagai macam bentuk bola akan melatih kecepatan reaksi. Hadi menjelaskan, bola lonjong yang digunakan dalam olahraga American football membantu anak asuhnya untuk siap dengan pergerakan bola liar. Sedangkan berlatih dengan ukuran bola yang jauh lebih kecil akan mengasah kejelian dan kecepatan terhadap tendangan lawan yang keras dan cepat.(sam/psb/rak)

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia