Rabu, 20 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Sadis Tusuk Berkali-kali & Dalam, Motif Pembunuhan Nonik Diduga Dendam

Sabtu, 17 Feb 2018 18:07 | editor : Abdul Rozack

TKP: Jenazah korban Nonik yang tergeletak Jalan Raya Bukit Darmo, Putat Gede, Sukomanunggal.

TKP: Jenazah korban Nonik yang tergeletak Jalan Raya Bukit Darmo, Putat Gede, Sukomanunggal. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Satreskrim Polrestabes Surabaya masih berupaya mengungkap pembunuhan Nonik,57. Polisi terus mengumpulkan petunjuk dan saksi-saksi untuk menemukan siapa pelaku pembunuhan nenek asal Lamongan tersebut. Meski belum menemukan petunjuk pasti, namun berbagai dugaan motif pembunuhan tersebut muncul, salah satunya adalah motif sakit hati dan dendam. 

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dikonfirmasi mengatakan saat ini tim masih mendalami kasus pembunuhan Nonik tersebut. Hal itu dilakukan dengan memeriksa ulang lokasi penemuan mayat Nonik di Jalan Raya Bukit Darmo, Putat Gede, Sukomanunggal. Selain lokasi penemuan mayat, pencarian petunjuk juga diperluas. 

"Sebab ada dugaan, jika korban dibunuh di tempat yang berbeda. Bukan di tempat ia ditemukan. Sehingga kami memperluas penelusuran," ungkapnya, Jumat (16/2).

Dia mengatakan pencarian itu dilakukan agar pihaknya memiliki gambaran lengkap rangkaian proses pembunuhan tersebut. Selain mencari tempat eksekusi, benda yang digunakan untuk mengeksekusi Nonik juga menjadi fokus polisi. 

"Untuk itu kami melakukan penyisiran, siapa tahu pelaku membuang senjatanya usai menghabisi korban," imbuh Sudamiran. 

Selain mencari petunjuk, pihaknya juga masih memeriksa sejumlah saksi-saksi. Setidaknya sudah ada lima orang yang diperiksa, mereka merupakan teman kos, dan rekan kerja korban. Pendalaman itu dilakukan untuk mengetahui keseharian korban. "Keterangan mereka penting untuk membantu mengungkap pelaku pembunuhan ini," jelasnya. 

Meski informasi pelaku masih gelap namun, berbagai dugaan motif pembunuhan Nonik muncul. Salah satunya adalah motif sakit hati atau dendam. Dugaan tersebut muncul dari tusuk di tubuh korban. Terlihat pelaku membantai Nonik dengan sadis, pelaku menghujamkan enam tusukan di tubuh korban. Parahnya informasinya, jika luka tusuk yang di tubuh nenek tersebut cukup dalam. 

"Dugaanya ada motif sakit hati dan dendam. Sebab sebenarnya hanya satu atau dua tusukan saja, korban sudah tewas," ungkap salah satu sumber. 

Meski demikian, Sudamiran enggan untuk membenarkan dugaan tersebut. Dia lebih memiliih untuk menunggu hasil penyelidikan dan menangkap pelakunya. 

"Berbagai dugaan bisa saja muncul, namun belum bisa dibuktikan. Saat ini kami masih bekerja," tandasnya. 

Seperti yang diketahui, Nonik dibunuh saat perjalanan menuju tempat kerjannya sebagai petugas kebersihan di perumahan Villa Bukit Mas, Kamis pagi (15/2). Tubuh nenek yang ngekos di Jalan Wiyung Karangan itu ditemukan bersimbah darah di Jalan Raya Bukit Darmo dengan sejumlah luka enam tusukan di tubuhnya. Saat ini polisi masih bekerja untuk mengungkap dalang pembunuhan Nonik.(yua/no)

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia