Senin, 18 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

Lagi, 180.500 Ton Beras Impor Siap Masuk Bulan Ini

Sabtu, 17 Feb 2018 18:20 | editor : Abdul Rozack

DIDISTRIBUSIKAN: Beras dari salah satu gudang Bulog diangkut ke truk untuk diidstribusikan ke masyarakat. Hingga kahir Februai ini, Bulog memprediksik

DIDISTRIBUSIKAN: Beras dari salah satu gudang Bulog diangkut ke truk untuk diidstribusikan ke masyarakat. Hingga kahir Februai ini, Bulog memprediksikan beras impor yang sudah masuk Indonesia sebanyak 180.500 ton yang dibongkar di beberapa pelabuhan. (Dokumen Radar Surabaya)

Jakarta- Perum Bulog memperkirakan pengiriman beras impor hingga akhir Februari akan ada sebanyak 180.500 ton beras masuk. Beras tersebut berasal dari Thailand dan Vietnam. Total hingga saat ini sebayak 62.500 ton beras impor sudah tiba di Indonesia. 

Hal itu seperti diungkapkan Adrianto, Direktur Pengadaan Perum Bulog, di Jakarta, Jumat (16/2). “Saat ini di pelabuhan Panjang, Lampung telah ada beras impor sebanyak 5.500 ton. Beras sebanyak 5.500 ton tersebut masuk pada tanggal 15 Februari dari Thailand. Muatan beras itu pun sedang dalam proses bongkar muat untuk masuk ke gudang,” papar dia. 

Selain 57.000 ton yang sedang bongkar, Adrianto mengatakan, ada satu kapal sedang bongkar 5.500 ton di Panjang dari Thailand. “Masuknya kemarin tanggal 15 Februari,” tandasnya.

Sebelumnya, telah masuk beras asal Vietnam sebanyak 57.000 ton. Sehingga saat ini total beras yang telah masuk di Indonesia ada banyak 62.500 ton. Pengiriman selanjutnya diperkirakan tiba dari tanggal 16 hingga 22 Februari sebanyak 118.000 ton beras masuk. Beras tersebut berasal dari Thailand dan Vietnam. 

“Estimate Time of Arrival (ETA) dari 16 sampai tanggal 22 Februari ada 118.000 ton sedang berlayar enam kapal dari Thailand dan Vietnam,” jelasnya Jadi jika ditotal jumlah beras impor yanh akan tiba hingga akhir Februari 2018 diprediksi sebanya 180.500 ton dari total 500.000 ton yang akan diimpor pemerintah untuk tahap pertama. (dtc/jpnn/hen) 

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia