Selasa, 19 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Perempuan Kerudung Hijau Ini Curi Dompet di Masjid, Terekam CCTV

Selasa, 20 Feb 2018 19:11 | editor : Abdul Rozack

TEREKAM: Petugas keamanan masjid menunjukkan pelaku yang terekam CCTV.

TEREKAM: Petugas keamanan masjid menunjukkan pelaku yang terekam CCTV. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Aksi pencurian terjadi di salah satu masjid di kawasan Taman Bungkul Surabaya, Minggu pagi (18/2).  Korbannya adalah seorang ibu-ibu yang bernama Afifah asal Gresik. 

Kasus pencurian itu terjadi sekitar pukul 08.20. Awalnya saat itu korban datang ke masjid di lantai dua. Tak lama kemudian korban yang datang bersama anaknya lantas masuk ke dalam kamar mandi di lantai dua. 

Sementara pelaku yang mengenakan kerudung hijau, sudah datang sejak awal dengan membawa dua tas. Sebelum korbannya masuk ke kamar mandi, pelaku lebih dahulu masuk ke kamar mandi masjid. 

Kemudian ketika korban masuk pelaku keluar lantas mengambil dompet yang ditaruh di tas korban. Sukses mengambil dompet, pelaku keluar dari masjid dengan terburu-buru. 

Dari rekaman CCTV masjid, posisi saat itu tas korban ditaruh di depan kamar mandi. Korban bersama anaknya di dalam kamar mandi. Selang beberapa menit kemudian korban keluar dan langsung mengambil tas. 

Namun alangkah terkejutnya, saat memeriksa isi tas ternyata dompet milik korban  berisi uang sekitar Rp 700 ribu raib. Bukan hanya uang saja, korban juga kehilangan beberapa kartu dokumen penting lainnya. Hal itu seperti yang diungkapkan korban dalam status facebooknya.

Sementara itu saat Radar Surabaya melakukan konfirmasi ke pihak keamanan masjid salah seorang petugas kemanan membenarkan kejadian tersebut. 

"Memang benar. Ada kasus pencurian. Namun untuk identitas korban tidak melapor ke pos keamanan. Identitas pastinya saya tidak tahu karena teman saya kemarin yang piket," kata salah seorang petugas keamanan, Hurial, Senin (19/2). 

Hurial kepada Radar Surabaya mengatakan pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan untuk para pengunjung masjid tetap waspada dan selalu menjaga barang bawaan. Tak hanya itu beberapa poster dan peringatan pun kerap disampaikan melalui pengeras suara. 

"Karena pengunjung banyak, kami sudah selalu menghimbau untuk saling waspada," jelasnya. 

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Ristitanto saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut pihaknya akan mengeceknya. 

"Saya masih di luar kota. Saya hubungi anggota untuk cek dulu ada laporan atau tidak. Jika benar, tentu segera ditindaklanjuti," ujar Risti singkat.(rus/rud)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia