Selasa, 19 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Muka Lebam & Gigi Hampir copot, Dua Jambret ABG Dihajar Massa

Kamis, 22 Feb 2018 06:05 | editor : Abdul Rozack

TERTANGKAP: Tersangka Achmad Qomarul Anam (kiri), dan Moch Rochman Zaini (tengah) diamankan anggota Polsek Suko- manunggal karena menjambret.

TERTANGKAP: Tersangka Achmad Qomarul Anam (kiri), dan Moch Rochman Zaini (tengah) diamankan anggota Polsek Suko- manunggal karena menjambret. (ISTIMEWA)

SURABAYA  - Muka lebam dan gigi hampir copot. Kondisi itulah yang dialami oleh Achmad Qomarul Anam,22, dan Moch Rochman Zaini,19. Luka-luka yang dialami oleh pemuda yang masing-masing tinggal di Jalan Kupang Krajan gang 1 /112 dan Jalan Tambak Asri Bunga Rampai gang 5 nomor 35 ini lantaran dihajar massa. 

Mereka dihajar usai menjambret HP milik  Mega Sabila,18, warga Jalan Pacuan Kuda Nomer 7 Surabaya. Penangkapan keduanya dilakukan pada Selasa (20/2). Saat itu mereka usai melakukan aksinya di Jalan Simo Rukun atau pertigaan Gor Simo. 

Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku tersebut berboncengan mengendarai sepeda motor Nopol S 2036 BA. Keduanya berkeliling mencari sasaran. "Targetnya adalah pengendara motor sendirian atau pengendara yang bermain HP di pinggir jalan," ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Misdianto, Rabu (21/2). 

Setelah berkeliling, mereka mendapati korban yang saat itu melintas di pertigaan Gor Simo. Saat itu, korban dibonceng oleh temannya dan sedang membalas whatsapp. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh kedua tersangka.  

Zaini yang bertugas sebagai eksekutor lantas meminta Anam yang bertugas sebagai joki untuk memepet korban. Setelah dalam jangkuan, dengan cepat Zaini merampas HP korban dan tancap gas. 

Namun saat itu korban tak menyerah. Melihat Hpnya berpindah tangan, ia dan temannya mencoba mengejar pelaku sambil bertariak maling. "Teriakan korban membuat pengendara lain ikut mengejar kedua tersangka. Kemudian karena dikejar banyak orang, kedua tersangka panik hingga tak bisa mengendalikan laju motornya. Mereka terjatuh dan menjadi bulan-bulanan massa," imbuh Misdianto. 

Melihat warga yang ramai, anggota yang saat itu kebetulan berkeliling lantas mendatangi lokasi dan mengamankan kedua tersangka. Namun mereka sudah babak belur dihajar massa. 

Selain kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor sarana Yamaha  Mio warna hitam nopol S-2063-BS dan sebuah HP milik korban. 

Sementara itu, kepada polisi kedua tersangka mengaku sudah beberapa kali melakukan aksinya. Sasaran yang biasa dipilih adalah pengendara motor perempuan. Selain HP, mereka juga merampas tas para korbannya. Sedangkan barang atau uang hasil curian tersebut mereka gunakan untuk bersenang-senang. (yua/rud)

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia