Jumat, 22 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Sidoarjo

Pelatih Deltras Dukung Regulasi Liga 3

Kamis, 22 Feb 2018 18:30 | editor : Lambertus Hurek

Uji coba kedua Deltras vs Semeru FC di Sidoarjo.

Uji coba kedua Deltras vs Semeru FC di Sidoarjo. (satria nugraha/radar sidoarjo)

Kompetisi Liga 3 Zona Jawa Timur diundur hingga April mendatang. Penundaan kick-off kompetisi kasta ketiga ini tak lepas dari mundurnya Liga 1 dan Liga 2. Delta Putra Sidoarjo (Deltras) memanfaatkan waktu hampir dua bulan itu untuk mematangkan persiapan tim.
Di sisi lain, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim juga baru mengagendakan workshop Liga 3 Zona Jatim di Surabaya, hari ini (22/2). Tujuannya, untuk membeberkan regulasi Liga 3 dari PSSI pusat.
Sekretaris Umum Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin mengaku sudah mengundang seluruh tim Liga 3 beserta Asosiasi PSSI Kota (Askot) dan Asosiasi PSSI Kabupaten (Askab) untuk sosialisasi aturan main kompetisi amatir level terbawah di tanah air itu. "Kami baru mendapat regulasi dari pusat," ujar Amir Burhanuddin.
Sebelumnya, ada 56 tim yang mendaftar untuk mengikuti Liga 3 Zona Jatim. Jauh lebih banyak ketimbang tahun lalu yang 'hanya' 41 tim. Mengacu format musim lalu, peserta akan dibagi dalam beberapa grup dengan format pertandingan home and away.
Informasi yang diperoleh Radar Sidoarjo, regulasi Liga 3 musim ini hampir sama dengan musim lalu. Yakni penggunaan pemain-pemain muda di bawah usia 23 tahun atau U-23. Hanya saja, jumlah pemain senior tidak lagi lima orang, tapi dibatasi paling banyak tiga orang. "Usia pemain senior tidak dibatasi," kata Ketua Asprov PSSI Jatim Riyadh Ahmad Balahmar.
Musim lalu, usia pemain senior dibatasi maksimal 30 tahun. Akibatnya, sejumlah pemain senior Deltras terpaksa dicoret. Salah satunya Jefri Dwi Hadi, kapten dan playmaker tim. Regulasi yang baru ini juga memberi peluang kepada Wimba Sutan Fanosa, kapten dan top scorer Deltras musim lalu, untuk kembali bergabung dengan The Lobster. Wimba Sutan baru genap berusia 31 tahun pada 27 Januari 2018 lalu.
Terkait dengan regulasi Liga 3, pelatih Deltras Hanafi mendukung penuh penggunaan pemain muda di bawah usia 23 tahun. Hal itu bagus untuk regenerasi tim. Kalaupun boleh memakai pemain di atas 23 tahun, memang sebaiknya maksimal tiga orang.
"Banyaknya pemain senior di lapangan itu justru membuat sulit. Pemain yang sudah senior sering kali bermain dengan cara mereka sendiri tanpa memperhatikan instruksi pelatih," kata Hanafi.
Menurut mantan pelatih Persegres Gresik ini, keberadaan pemain-pemain senior yang terlalu banyak juga membuat perkembangan para pemain muda terhambat. Sebab, pemain-pemain senior sering terlalu dominan karena merasa sudah tahu apa yang diinstruksikan pelatih.
Hanafi menambahkan, para pemain muda lebih mudah menyerap petunjuk dan arahan pelatih karena mereka sedang dalam proses belajar. "Saya tidak ingin gambar permainan yang saya bentuk hilang di lapangan karena instruksi tidak berjalan," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Deltras Agustina Kris Purwanto mengaku sudah diundang Asprov PSSI Jatim untuk mengikuti workshop Liga 3. Dia berharap performa Deltras bisa lebih baik ketimbang musim lalu yang terhenti di 16 besar putaran nasional. (sar/rek)

(sb/sar/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia