Minggu, 24 Jun 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Try Out Plus Open School SMP YIMI Gresik

Bantu Kembangkan Siswa Melalui Tiga Komponen

Jumat, 23 Feb 2018 10:44 | editor : Aries Wahyudianto

Para siswa saat mengikuti pelatihan jurnalistik di SMP YIMI Gresik.

SERIUS: Para siswa saat mengikuti pelatihan jurnalistik di SMP YIMI Gresik. (Esti/Radar Gresik)

SMP YIMI Gresik memahami kebutuhan siswa di jenjang Sekolah Dasar (SD) dalam mempersiapkan masa depannya. Sekolah yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung ini berinisiatif membantu  mereka melalui Try Out Plus Open School SMP YIMI Gresik. Ada 3 komponen penting dalam kegiatan ini, yakni memberikan pemahaman, spiritual building dan motivasi.

Kegiatan yang diikuti 92 siswa SD YIMI Gresik tersebut, berlangsung selama 3 hari. Mulai  Selasa (20/2) hingga Kamis (22/2), kemarin. Peserta melakukan try out di hari pertama dibarengi dengan pembahasan yang mudah dan menyenangkan. Hasil try out terbaik mendapat apresiasi. Yakni, Alvian Prasetyo berhasil meraih juara 1, kemudian Zaskia Rahmadani menjadi juara 2 dan juara 3 berhasil di raih Rifai Fauzi.

“Dari Try out ini, anak-anak bisa mengerti dengan mudah terkait 3 mata pelajaran yang di Ujian Sekolan Berbasis Nasional (USBN) nanti, sebab ada pembahasan secara langsung oleh para guru SMP YIMI,” terang Kepala SMP YIMI Gresik Ahmad Nurhadi.

Try out ini juga diselingi dengan outbond, pelatihan jurnalistik yang dipandu Wartawan Radar Gresik Umi Hany Akasah. Dalam pelatihan ini, peserta mendapat penjelasan teori dan praktik menulis. Merekapun menghasilkan karya tulis jurnalistik yang diapresisi dalam tiga terbaik. Yakni, Juara 1 oleh Zaskia Rahmadani, juara 2 Nazilatutl Izza, dan Juara 3 diraih Daffa Dzaky.

Kegiatan lainnya berupa pengenalan 15 ekstrakulikuler SMP YIMI Gresik. Pada penutup kegiatan, ada parenting bagi para wali murid dari Suhadi Fadjaray dari Sidoarjo. Nurhadi menjelaskan, kegiatan ini memang bermanfaat untuk perkembangan pendidikan anak usia SD, utamanya kelas 6 yang mempersiapkan pendidikan di jenjang selanjutnya.

Sebelumnya, kegiatan ini sudah dilakukan pada 1.500 siswa SD di Gresik yang terbagi dalam 2 gelombang. “Untuk membentuk anak yang siap dengan tiga komponen lengkap ini, maka dilibatkan semua, mulai dari siswa, guru hingga orangtua dalam kegiatan ini,” imbuhnya. (est/ris)

(sb/est/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia